Program Guru Penggerak Jadi Strategi Kemendikbud Ubah Pendidikan, Ini Peran Besarnya

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 17:10 WIB
Program Guru Penggerak menjadi strategi Kemendikbud mencetak pemimpin pembelajaran dan mendorong transformasi pendidikan Indonesia.
Program Guru Penggerak menjadi strategi Kemendikbud mencetak pemimpin pembelajaran dan mendorong transformasi pendidikan Indonesia.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Program Guru Penggerak menjadi salah satu langkah penting Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam mendorong perubahan sistem pendidikan Indonesia. Program ini bertujuan melahirkan guru yang mampu menjadi pemimpin pembelajaran dan penggerak inovasi di sekolah.

 

Pemerintah menilai keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada teknologi, kurikulum, maupun fasilitas sekolah.

 

Faktor utama yang menentukan perubahan adalah kualitas manusia yang berada di dalam sistem pendidikan, terutama guru.

 

Guru menjadi pihak yang memiliki peran langsung dalam membangun budaya belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik.

 

Guru Penggerak Jadi Ujung Tombak Perubahan

 

Program Guru Penggerak dirancang untuk menemukan guru-guru yang memiliki potensi kepemimpinan.

 

Guru yang mengikuti program ini diharapkan tidak hanya mampu mengajar dengan baik, tetapi juga dapat mengajak lingkungan sekitarnya melakukan perubahan.

 

Guru Penggerak akan menjadi agen perubahan yang membantu menciptakan pembelajaran berpusat pada murid.

 

Mereka juga diharapkan mampu mendorong guru lain untuk berkembang melalui kolaborasi dan pendampingan.

 

Dengan peran tersebut, Guru Penggerak menjadi bagian penting dalam mewujudkan reformasi pendidikan yang dimulai dari sekolah.

 

Membentuk Karakter Melalui Profil Pelajar Pancasila

 

Salah satu tujuan utama Merdeka Belajar adalah membentuk peserta didik sesuai Profil Pelajar Pancasila.

 

Profil tersebut terdiri dari enam karakter utama.

 

Pertama, peserta didik harus memiliki keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia sebagai dasar moral dalam kehidupan.

 

Kedua, memiliki kreativitas untuk menciptakan gagasan baru dan menghadapi perubahan.

 

Ketiga, mampu bergotong royong melalui kerja sama dan kolaborasi.

 

Keempat, memiliki sikap berkebhinekaan global dengan menghargai perbedaan.

 

Kelima, mempunyai kemampuan bernalar kritis dalam memahami informasi dan menyelesaikan masalah.

 

Keenam, memiliki kemandirian dalam belajar dan mengambil keputusan.

 

Guru Penggerak juga harus memiliki nilai-nilai tersebut karena mereka menjadi contoh bagi peserta didik dan guru lainnya.

 

Berbeda dengan Guru Biasa

 

Program Guru Penggerak memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan sekadar meningkatkan kemampuan mengajar.

 

Guru yang baik mampu membuat pembelajaran lebih menarik, meningkatkan prestasi siswa, dan mengembangkan kompetensi pribadi.

 

Namun, Guru Penggerak dituntut memiliki kemampuan memimpin perubahan.

 

Mereka harus mampu melihat kebutuhan sekolah secara lebih luas dan mencari cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

 

Guru Penggerak juga memiliki peran sebagai mentor bagi guru lain.

 

Mereka tidak hanya membawa perubahan dalam kelas sendiri, tetapi juga memberikan dampak bagi lingkungan pendidikan di sekitarnya.

 

Pelatihan Berbasis Kondisi Nyata Sekolah

 

Program Guru Penggerak menggunakan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengalaman langsung.

 

Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga belajar dari praktik di sekolah masing-masing.

 

Proses pembelajaran dilakukan melalui kegiatan bekerja, melakukan refleksi, menerima masukan, dan memperbaiki praktik pembelajaran.

 

Pendekatan tersebut membuat pelatihan lebih sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi guru.

 

Materi yang diberikan mencakup filosofi pendidikan Indonesia, pembelajaran yang berpihak kepada murid, budaya positif sekolah, pembelajaran sosial emosional, coaching, hingga kepemimpinan pembelajaran.

 

Disiapkan Jadi Pemimpin Pendidikan

 

Program Guru Penggerak juga menjadi jalur pembibitan calon pemimpin pendidikan.

 

Guru yang berhasil mengikuti program ini dapat menjadi calon kepala sekolah, pengawas sekolah, serta pelatih guru di masa depan.

 

Pemerintah ingin membangun kepemimpinan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada administrasi.

 

Pemimpin sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan kemampuan guru di lingkungan sekolahnya.

 

Target Pemerataan Guru Penggerak

 

Program Guru Penggerak dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan berbagai daerah.

 

Proses rekrutmen dilakukan berdasarkan wilayah agar keberadaan Guru Penggerak dapat tersebar secara merata.

 

Pemerintah berharap semakin banyak Guru Penggerak hadir di berbagai daerah sehingga perubahan pendidikan dapat berlangsung secara luas.

 

Keberadaan mereka diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inovatif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Baca Juga: Perjalanan Mengikuti Pendidikan Guru Penggerak CGP Angkatan II Kabupaten Trenggalek Kelas 137-B 2024

Perubahan Pendidikan Dimulai dari Guru

 

Transformasi pendidikan membutuhkan proses yang panjang.

 

Namun, pemerintah menilai keberadaan Guru Penggerak dapat menjadi awal terbentuknya perubahan yang berkelanjutan.

 

Guru yang memiliki kemampuan memimpin, berinovasi, dan berkolaborasi diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi bagi guru lainnya.

 

Melalui Program Guru Penggerak, pemerintah ingin membangun generasi pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menggerakkan perubahan pendidikan Indonesia.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : Corong Edukasi, You Tube, DIOLAH
Transformasi Pendidikan Indonesia Guru Penggerak Kemendikbud Kepemimpinan Guru merdeka belajar Program Guru Penggerak