BLITAR – Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras di Kabupaten Jombang memasuki usia dua abad pada tahun 2025. Perjalanan panjang selama 200 tahun menjadikan pesantren ini sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu keislaman, pendidikan, dan perjuangan bangsa.
Melalui video profil yang diunggah di YouTube, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras menampilkan sejarah berdiri, perkembangan lembaga pendidikan, hingga berbagai prestasi yang diraih para santri. Pesantren ini kini menaungi ribuan santri dan puluhan lembaga pendidikan dari tingkat anak usia dini hingga perguruan tinggi.
Keberadaan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras juga dikenal memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan nasional, terutama melalui kiprah para ulama yang berperan penting dalam perkembangan organisasi Islam dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Berawal dari Padepokan Pejuang Pangeran Diponegoro
Sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum tidak bisa dipisahkan dari masa perjuangan melawan penjajahan.
Dalam video dijelaskan bahwa cikal bakal pesantren berawal dari sebuah padepokan yang didirikan oleh salah seorang panglima perang Pangeran Diponegoro setelah masa perjuangan melawan penjajah. Tempat tersebut kemudian berkembang menjadi pusat pendidikan agama yang terus mengalami perkembangan dari generasi ke generasi.
Seiring berjalannya waktu, pengelolaan pesantren diteruskan oleh KH Abdul Wahab Hasbullah bersama para keluarga dan penerusnya. Pada masa inilah identitas pondok yang sebelumnya dikenal sebagai Pondok Tambak Beras berubah menjadi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras.
Melahirkan Tokoh Penting Nahdlatul Ulama
Nama KH Abdul Wahab Hasbullah menjadi bagian penting dalam sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Ia dikenal sebagai inspirator, perintis, pendiri, sekaligus penggerak Nahdlatul Ulama (NU). Kiprahnya tidak hanya berpengaruh di Indonesia, tetapi juga di dunia Islam.
Video tersebut juga mengulas peran KH Wahab Hasbullah dalam pembentukan Komite Hijaz. Komite itu dibentuk untuk menyampaikan aspirasi ulama Nusantara kepada Raja Arab Saudi agar makam Nabi Muhammad SAW tetap dipertahankan.
Perjuangan tersebut disebut berhasil setelah utusan ulama Nusantara diterima dan dapat menyampaikan harapan kepada pemerintah setempat.
Memasuki Usia 200 Tahun
Tahun 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras karena genap berusia 200 tahun atau dua abad.
Usia tersebut menjadi bukti panjangnya perjalanan pesantren dalam menyebarkan syiar Islam, mengembangkan pendidikan, dan membina masyarakat.
Saat ini tercatat sekitar 14.000 santri menimba ilmu di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras. Mereka tersebar di 46 ribath atau kompleks asrama yang berada di lingkungan pesantren.
Pendidikan Agama dan Formal Berjalan Beriringan
Pondok Pesantren Bahrul Ulum menerapkan sistem pendidikan yang mengombinasikan pembelajaran agama dengan pendidikan formal.
Santri mengikuti berbagai kajian khas pesantren seperti madrasah diniyah, ngaji weton, taswirul afkar atau bahtsul masail, pelatihan khitabah, hingga ilmu falak.
Selain pendidikan berbasis pesantren, yayasan juga mengelola berbagai lembaga formal, mulai dari PAUD, TK, MI, MTs, MA, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Beberapa institusi pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan antara lain Institut Agama Islam Bani Fattah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bahrul Ulum, serta Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah.
Didukung Fasilitas dan Ekstrakurikuler Beragam
Tak hanya fokus pada pendidikan akademik dan keagamaan, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras juga mengembangkan potensi santri melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Program yang tersedia meliputi qiraatul Quran, seni hadrah, futsal, bola voli, pencak silat, drum band, paskibra, hingga pramuka.
Menurut video tersebut, berbagai prestasi yang diraih santri di tingkat lokal, nasional, maupun internasional tidak lepas dari dukungan fasilitas pendidikan yang memadai serta pembinaan yang berkelanjutan.
Menutup tayangan, pengelola pesantren berharap Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras senantiasa mendapat keberkahan sehingga mampu terus melahirkan kader-kader Islam yang berkualitas serta menjaga persatuan demi kemajuan umat.
Editor : Maylanni Diana Fitri