Beasiswa Santri Penghafal Al-Qur'an dari BMH Jawa Timur menyalurkan Rp313,3 juta untuk pendidikan santri. Sebanyak 161 santri Darul Hijrah mengikuti Wisuda Akbar ke-12.(pinterest)
BLITAR – Beasiswa Santri Penghafal Al-Qur'an yang dijalankan Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Jawa Timur terus memberikan dampak bagi pendidikan para hafiz muda. Sepanjang tahun 2025, BMH Jawa Timur telah menyalurkan dana sebesar Rp313.303.500 untuk mendukung pendidikan santri di Pondok Pesantren Darul Hijrah yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur.
Penyaluran Beasiswa Santri Penghafal Al-Qur'an menjadi bagian dari upaya BMH dalam mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur'an, tetapi juga memiliki bekal pendidikan yang memadai. Program tersebut turut berkontribusi dalam Wisuda Akbar Darul Hijrah se-Jawa Timur yang digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Momentum Beasiswa Santri Penghafal Al-Qur'an juga terlihat saat 161 santri dari jenjang SMP hingga SMA mengikuti prosesi wisuda di Aula Besar Wilwatikta, Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Sebagian peserta wisuda merupakan penerima manfaat program beasiswa dari BMH.
Ratusan Santri Raih Apresiasi
Wisuda Akbar ke-12 Darul Hijrah menjadi bentuk penghargaan atas keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan sekaligus mencapai target hafalan Al-Qur'an.
Baca Juga: Sarwendah Bayi Tabung, Alasan di Balik Kehamilan Thalia Akhirnya Terungkap
Sebanyak 161 santri mengikuti prosesi tersebut setelah menempuh proses pembelajaran dan pembinaan di lingkungan Pondok Pesantren Darul Hijrah.
Acara itu sekaligus menjadi simbol keberhasilan pesantren dalam melahirkan generasi penghafal Al-Qur'an yang siap mengabdikan ilmunya kepada masyarakat.
Komitmen BMH Dukung Pendidikan Santri
Sepanjang 2025, BMH Jawa Timur mengalokasikan dana lebih dari Rp313 juta untuk menopang pendidikan santri penghafal Al-Qur'an.
Baca Juga: Hari Baik Hajatan Menurut Primbon Jawa, Ini Daftar Hari yang Perlu Dihindari
Dana tersebut disalurkan kepada santri di Pondok Pesantren Darul Hijrah sebagai bentuk dukungan agar mereka dapat fokus menyelesaikan pendidikan dan hafalan tanpa terkendala biaya.
Program beasiswa ini menjadi salah satu agenda pemberdayaan yang secara konsisten dijalankan BMH untuk memperkuat kualitas pendidikan berbasis pesantren.
Donatur Dinilai Berperan Besar
Dalam sambutannya, perwakilan BMH Jawa Timur menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Wisuda Akbar ke-12 Darul Hijrah.
Pihaknya menyebut keberhasilan program tersebut tidak lepas dari dukungan para donatur dan mitra yang telah mempercayakan dana sosial kemanusiaan kepada BMH.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan hingga para santri mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur'an, termasuk santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz.
Cetak Generasi Berkarakter Al-Qur'an
BMH menilai pendidikan berbasis Al-Qur'an merupakan investasi penting dalam membangun generasi masa depan.
Karena itu, program beasiswa terus dikembangkan agar semakin banyak santri memperoleh kesempatan belajar dan menghafal Al-Qur'an dengan dukungan pendidikan yang memadai.
Para penerima manfaat diharapkan tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ajak Masyarakat Terus Berbagi
BMH Jawa Timur juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi mendukung pendidikan santri melalui program beasiswa dan donasi.
Semakin banyak dukungan yang diberikan, semakin besar pula peluang lahirnya generasi muda penghafal Al-Qur'an yang berintegritas, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin di masa mendatang.
Program Beasiswa Santri Penghafal Al-Qur'an diharapkan terus berkembang sehingga dapat menjangkau lebih banyak pesantren dan membantu lebih banyak santri dalam mewujudkan cita-cita mereka.
Editor : Maylanni Diana Fitri