BLITAR – Cara mengaktifkan kartu PIP menjadi informasi yang banyak dicari oleh orang tua dan siswa ketika status bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) berubah menjadi tidak berlaku. Kondisi tersebut dapat diketahui setelah melakukan pengecekan melalui laman resmi PIP Kemendikbud.
Jika saat pengecekan muncul keterangan kartu atau rekening PIP sudah tidak aktif, penerima bantuan tidak bisa mengaktifkannya secara mandiri. Ada prosedur yang harus ditempuh melalui sekolah agar status rekening kembali aktif dan bantuan dapat diproses.
Informasi mengenai cara mengaktifkan kartu PIP ini disampaikan dalam sebuah video edukasi yang menjelaskan tahapan pengecekan status hingga proses pengusulan kembali melalui operator sekolah.
Cek Status PIP Melalui Website Resmi
Langkah pertama adalah membuka situs resmi Program Indonesia Pintar menggunakan browser di ponsel maupun komputer.
Baca Juga: Mitsubishi XForce Hybrid Resmi Meluncur, SUV Hybrid dengan Torsi Instan dan Fitur Lebih Lengkap
Selanjutnya, masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tanggal lahir, dan nama ibu kandung sesuai data yang terdaftar. Setelah semua data diisi, sistem akan menampilkan status penerima bantuan.
Apabila muncul informasi bahwa kartu atau token sudah tidak berlaku, berarti rekening PIP perlu diaktifkan kembali melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Aktivasi Harus Melalui Operator Sekolah
Video tersebut menegaskan bahwa siswa maupun orang tua tidak memiliki akses untuk mengaktifkan rekening PIP secara langsung.
Kewenangan tersebut berada di tangan operator sekolah yang akan mengajukan usulan aktivasi melalui sistem administrasi pendidikan.
Karena itu, setelah mengetahui status PIP tidak aktif, penerima bantuan diminta segera melapor kepada operator sekolah agar data dapat diproses kembali.
Penyebab Kartu PIP Menjadi Tidak Berlaku
Ada beberapa faktor yang menyebabkan status PIP berubah menjadi tidak aktif.
Salah satunya adalah karena siswa telah naik kelas atau berpindah jenjang pendidikan, misalnya dari SMP ke SMA maupun SMK. Perubahan data tersebut membuat rekening perlu diperbarui agar tetap dapat digunakan pada periode penyaluran berikutnya.
Selain itu, bantuan Program Indonesia Pintar memang memiliki masa penyaluran tertentu sehingga status rekening dapat berubah setelah proses pencairan selesai.
Rekening SimPel Masih Bisa Digunakan
Tidak semua penerima bantuan memiliki kartu PIP.
Dalam sejumlah kasus, siswa hanya memegang buku rekening SimPel (Simpanan Pelajar). Selama rekening tersebut masih berstatus aktif, bantuan tetap berpeluang dicairkan meskipun kartu fisik PIP tidak dimiliki.
Karena itu, pengecekan rekening SimPel juga penting dilakukan untuk memastikan status pencairan bantuan.
Segera Ajukan Sebelum Penyaluran Berakhir
Orang tua maupun siswa diimbau tidak menunggu hingga batas akhir penyaluran bantuan.
Jika hasil pengecekan menunjukkan kartu PIP tidak berlaku, segera koordinasikan dengan operator sekolah agar usulan aktivasi bisa diproses lebih cepat.
Semakin cepat data diperbarui, semakin besar peluang bantuan Program Indonesia Pintar dapat dicairkan sesuai jadwal penyaluran yang berlaku.
Editor : Maylanni Diana Fitri