JAKARTA – Kabar mengenai kemungkinan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Juli dan Agustus 2026 menjadi perhatian banyak guru bersertifikasi. Sejumlah tenaga pendidik mempertanyakan apakah pencairan tunjangan pada Agustus akan dilakukan sekaligus untuk dua bulan atau tetap mengikuti mekanisme penyaluran reguler.
Informasi terbaru yang beredar menyebutkan proses administrasi TPG Juli 2026 terus berjalan. Status bulan Juli di layanan Info GTK telah berubah menjadi hijau bagi sebagian guru, sementara penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) juga mulai dilakukan meski masih terdapat proses validasi data di beberapa sekolah.
Pembaruan data pada Info GTK masih dipengaruhi proses sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik), terutama setelah masuknya data peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027.
Kondisi tersebut membuat sebagian guru masih melihat status berwarna oranye pada Info GTK. Namun, status itu tidak selalu menunjukkan adanya masalah pada kelayakan penerima tunjangan.
Selama SKTP telah diterbitkan, guru tetap dinilai memenuhi persyaratan administratif. Warna oranye umumnya muncul karena proses sinkronisasi jam mengajar dan pembaruan data siswa yang masih berlangsung.
Pembaruan tersebut akan selesai setelah seluruh data Dapodik berhasil ditarik ke sistem Info GTK.
Setelah SKTP diterbitkan, tahapan berikutnya adalah penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) oleh pemerintah pusat.
SP2D menjadi dasar penyaluran dana TPG ke rekening guru penerima. Proses ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 14 hari kerja setelah SKTP diterbitkan.
Karena itu, guru yang SKTP-nya telah terbit hanya perlu menunggu proses administrasi berikutnya hingga dana masuk ke rekening masing-masing.
Baca Juga: Cara Membuat Pisang Goreng Renyah dan Gurih, Resep Sederhana dengan Hasil Crispy Tahan Lama
Jadwal tersebut masih mengikuti pola penyaluran reguler yang selama ini diterapkan pemerintah.
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi yang menyatakan bahwa pencairan TPG Juli dan Agustus 2026 akan dilakukan sekaligus.
Spekulasi tersebut muncul karena proses sinkronisasi data Juli masih berlangsung hingga memasuki Agustus.
Jika proses penarikan data berjalan lancar, pencairan Agustus diperkirakan tetap mengikuti jadwal reguler tanpa mengalami keterlambatan.
Namun, seluruh mekanisme tetap bergantung pada penyelesaian validasi data Dapodik, penerbitan SKTP, hingga SP2D.
Guru bersertifikasi disarankan rutin memeriksa akun Info GTK untuk memastikan status validasi data, penerbitan SKTP, maupun perkembangan administrasi lainnya.
Apabila terdapat ketidaksesuaian data, terutama terkait gaji pokok, kenaikan pangkat, atau kenaikan gaji berkala, guru diminta segera melakukan pembaruan melalui Dapodik.
Perubahan tersebut nantinya akan ditarik kembali ke sistem Info GTK sehingga menjadi dasar penghitungan besaran TPG yang diterima.
Batas waktu perbaikan data umumnya dilakukan sebelum pertengahan Agustus agar dapat masuk pada proses sinkronisasi berikutnya.
Berdasarkan mekanisme yang selama ini berlaku, penerbitan SKTP biasanya berlangsung pada minggu kedua hingga ketiga setiap periode pencairan.
Setelah itu, SP2D diterbitkan dan dana disalurkan pada pekan terakhir bulan berjalan.
Dengan demikian, guru yang telah memperoleh SKTP dan dinyatakan valid hanya perlu menunggu proses pencairan sesuai tahapan administrasi yang berlaku.
Baca Juga: Stasiun Tulungagung ke Alun-Alun, Ternyata Dekat! Ini Rute yang Bisa Dilalui
Meski muncul berbagai informasi mengenai kemungkinan pencairan dua bulan sekaligus, hingga kini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah yang mengubah mekanisme penyaluran TPG reguler.
Guru diimbau mengacu pada informasi resmi dari Kementerian Pendidikan serta rutin memantau perkembangan melalui Info GTK untuk memperoleh kepastian mengenai jadwal pencairan tunjangan profesi.
Editor : Brilian Syifa Almasih