JAKARTA - Tips lolos Magang Hub Kemenaker dibagikan Andin Mula Vega, peserta Magang Hub Kemenaker batch pertama. Berdasarkan pengalamannya, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan peserta mulai dari kelengkapan profil, pemilihan perusahaan, kesesuaian jurusan hingga kesiapan menerima telepon dari HR.
Dalam pengalamannya, kelengkapan data pada akun Siap Kerja menjadi salah satu hal yang menurut Andin penting diperhatikan peserta. Ia menyebut dirinya mendapat kesempatan melanjutkan ke tahap berikutnya setelah memasukkan sertifikat yang dimiliki.
Selain kelengkapan profil, peserta juga disarankan mempertimbangkan lokasi perusahaan dan jumlah pendaftar ketika memilih lowongan. Seleksi yang berlangsung singkat membuat peserta perlu memastikan diri siap mengikuti proses apabila mendapatkan kesempatan.
Tips lolos Magang Hub Kemenaker yang pertama adalah melengkapi seluruh data diri pada profil akun Siap Kerja. Peserta disarankan memasukkan dokumen seperti ijazah, data pelatihan, maupun sertifikat yang dimiliki.
Menurut pengalaman Andin, kelengkapan sertifikat menjadi salah satu hal yang membantunya mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Sertifikat yang ia masukkan adalah sertifikat Microsoft Office.
Karena itu, peserta yang memiliki sertifikat disarankan mencantumkannya pada akun Siap Kerja. Dokumen tersebut dapat menjadi bagian dari informasi yang dilihat ketika proses seleksi kandidat berlangsung.
Baca Juga: Tabel Angsuran Kurban BRI 2026: Cek Cicilan Rp8 Juta hingga Rp56 Juta
Tips kedua adalah mempertimbangkan lokasi perusahaan saat memilih lowongan. Andin menyarankan peserta memilih perusahaan yang lokasinya dekat dengan domisili karena faktor tersebut menurut pengalamannya dapat menjadi pertimbangan HR.
Pertimbangan lokasi juga berkaitan dengan kesiapan peserta untuk datang ke tempat magang. Peserta perlu memastikan dirinya mampu menuju lokasi perusahaan sesuai waktu pelaksanaan yang ditentukan.
Andin mencontohkan pengalaman ketika proses seleksi berlangsung sangat singkat. Ia menyebut pengumuman diterima terjadi pada tanggal 19, sedangkan pelaksanaan magang dimulai pada tanggal 20, sehingga peserta harus segera mempersiapkan diri.
Baca Juga: RAPBN 2027 Disiapkan, Kenaikan Gaji ASN dan Pensiunan Masih Jadi Sorotan
Tips ketiga adalah memilih lowongan yang sesuai dengan jurusan. Peserta disarankan tidak hanya melihat jumlah pengalaman yang dimiliki, tetapi juga memastikan bidang yang dipilih relevan dengan kebutuhan perusahaan.
Andin menjelaskan bahwa perusahaan mencari kandidat dengan latar belakang jurusan yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan. Karena itu, peserta dengan banyak pengalaman belum tentu menjadi pilihan apabila jurusannya tidak sesuai dengan lowongan.
Selain kesesuaian jurusan, peserta juga disarankan mempertimbangkan jumlah pendaftar. Memilih lowongan dengan jumlah pendaftar yang lebih sedikit dan tetap sesuai dengan jurusan dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan.
Baca Juga: RAPBN 2027 Dibahas, Nasib Kenaikan Gaji ASN dan Pensiunan Jadi Perhatian
Andin memberikan satu tips tambahan, yaitu peserta harus selalu siap dengan handphone. Kesiapan menerima komunikasi menjadi penting karena HR dapat menghubungi kandidat melalui telepon selama proses seleksi.
Ia menceritakan informasi dari HR mengenai peserta lain yang tidak mengangkat telepon ketika dihubungi. Karena tidak dapat dihubungi, peserta tersebut akhirnya tidak diterima dan HR mencari kandidat lainnya.
Pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya memperhatikan komunikasi selama proses seleksi. Peserta yang mengikuti Magang Hub Kemenaker sebaiknya memastikan handphone dalam kondisi siap digunakan agar tidak melewatkan panggilan dari HR.
Bagi calon peserta, empat tips tersebut dapat menjadi bahan persiapan sebelum memilih lowongan Magang Hub Kemenaker. Kelengkapan profil, lokasi perusahaan, kesesuaian jurusan, serta kesiapan menerima komunikasi menjadi hal yang ditekankan berdasarkan pengalaman Andin sebagai peserta.
Editor : Carissa Emrys Fawnia