Paskibraka 2026: 76 Pelajar Terpilih dari 38 Provinsi, Ini Daftar Lengkapnya

Anggi Septian A.P. • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:21 WIB
Paskibraka 2026 berjumlah 76 pelajar dari 38 provinsi. Simak daftar lengkap putra-putri terbaik yang akan bertugas pada HUT ke-81 RI.
Paskibraka 2026 berjumlah 76 pelajar dari 38 provinsi. Simak daftar lengkap putra-putri terbaik yang akan bertugas pada HUT ke-81 RI.

JAKARTA - Paskibraka 2026 resmi diisi 76 putra-putri terbaik Indonesia yang terpilih mewakili 38 provinsi.

Mereka kini menjalani pendidikan dan pelatihan secara terpusat untuk bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Istana Negara.

Proses pendidikan dan pelatihan Paskibraka 2026 dilakukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Para pelajar yang terpilih menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera tingkat nasional tersebut berasal dari berbagai SMA, SMK, madrasah aliyah hingga sekolah khusus di seluruh Indonesia.

Keberadaan 76 anggota Paskibraka 2026 menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan upacara kemerdekaan.

Mereka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan baris-berbaris, tetapi juga menjalani pembinaan kedisiplinan, kepemimpinan dan penguatan nilai-nilai Pancasila.

Daftar Paskibraka 2026 dari 38 Provinsi

Dari Aceh, dua pelajar yang terpilih adalah Muhammad Hibban Anafis dari SMA Modal Bangsa Aceh Besar dan Zilkensa Abintari Laudisia Simatupang dari SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru Aceh Tamiang.

Sumatera Utara diwakili Gusa Oliver Nenggolan dari SMA Negeri 2 Balige dan Felesia Rismaito Munte dari SMA Unggul Del.

Sementara dari Sumatera Barat terdapat Ahmad Alfatih dari SMA Negeri Agam Cendekia dan Kiraina Halim dari SMA Negeri 2 Padang Panjang.

Riau mengirim Rizki Adidya Siregar dari MAN Insan Cendekia Siak dan Arifa Rahma Maulida dari SMA Negeri 1 Keritang.

Kepulauan Riau diwakili Muhammad Salman Farizi dan Raudah Mabrura. Jambi mengirim Ahmad Fahri Mubarok dan Rizkia Putri.

Dua wakil Bengkulu adalah M. Ariow Wira Zandika Y dan Nadin Permata Vanza. Sumatera Selatan diwakili Muhammad Ihsan Nugroho dan Halyana Zahira Sandi.

Lampung mengirim Naval Gali Oktora dan Hika Zzahra Salsabila, sedangkan Kepulauan Bangka Belitung diwakili Muhammad Furkon Nul Hakim dan Vira Haniah.

Dari Jawa Barat terdapat Baruno Wicaksono dan Aisa Kalista Permata.

DKI Jakarta diwakili Muazzam Sakif Hasani Siregar dan Latisa Firenze Barata. Banten mengirim Kaisar Purnama Putra dan Azra Khairi Fadian.

Jawa Tengah diwakili Ilmi Tisna Yuanda dan Turunada Azzahra Husna. Daerah Istimewa Yogyakarta mengirim Ahmad Radityya dan Angita Ayu Mahanani Hanifah.

Jawa Timur diwakili Raihan Nivan Arkana dari Bojonegoro dan Angelika Teona Putri dari Bondowoso.

Wakil dari Bali hingga Papua

Bali mengirim Imade Dwi Setatya Kurniawan dan Nikomang Gayatri Dinda Gita Arsani.

Nusa Tenggara Barat diwakili Maharastu Rizki Ramadana Cubuyana dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan. 

Nusa Tenggara Timur mengirim Atanesius Meilano Franogar dan Tin Janet Hboy.

Di Kalimantan, wakil Kalimantan Barat adalah Mirza Rafi Nafazani dan Seline Olivia Apriani Teo. Kalimantan Selatan diwakili Inyoman Harya Danurendra Darmamukti dan Siti Nur Adlina.

Kalimantan Utara mengirim Muhammad Zainal Ihsan dan Desi Natalia, sedangkan Kalimantan Tengah diwakili Muhammad Azam Alfarizki dan Ajeng Bunga Sfitri.

Kalimantan Timur mengirim Gus Lutfi Aska Nararia dan Julita Rista Lestari. Sulawesi Utara diwakili Gabriel Gilbert Miller Kamasi dan Loisa Tabita Menkom.

Sulawesi Tengah mengirim Fahriansyah Rihama dan Cinttia Graciala Rorong.

Sulawesi Selatan diwakili Juan Pablo dan Taswina Putri. Sulawesi Tenggara mengirim Laode Raihan Putra Satria Koroa dan Wa Bintang Adisa.

Gorontalo diwakili Muhammad Aska Gaib dan Kasifa Anindi Sudarmanto, sementara Sulawesi Barat mengirim M. Deni Fikri dan Ismi Ulfaida.

Dari Maluku terdapat Loise Adriano Hutasoid dan Sinzia Christopani Marantika. Maluku Utara mengirim Haikal Kadafi H Laode dan Mardatila A Putri.

Sementara itu, wilayah Papua diwakili Johannes Matius Paulus Rumsayor, Nilce Deliana Isjowi Werimon, Peter Felix Paskah Yapen, Nauri, Marco Marcel Kurey, Hasna Iriani Rumbiak, Vincensius Renaldi Oyolmen, Kristina Niken, Christopher Leon Bringa Tabuni, Gledis Manuela Aibek, Michael Marcel Winka Fagdawer dan Julia Maharani Dabi.

Dengan terpilihnya 76 pelajar tersebut, Paskibraka 2026 kini memasuki tahap penting menuju pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI.

Mereka akan menjadi bagian dari momen nasional saat Merah Putih dikibarkan di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
hut ke-81 ri Paskibraka 2026 BPIP pengibar bendera paskibraka nasional