TPG Agustus 2026 Mulai Cair di Hari Minggu? Guru Non-ASN Ramai Unggah Bukti

Bachtiar Tatag P • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:45 WIB
TPG Agustus 2026 disebut mulai cair Minggu untuk sejumlah guru non-ASN. Guru ASN belum terpantau dan pencairan masih terus ditelusuri.
TPG Agustus 2026 disebut mulai cair Minggu untuk sejumlah guru non-ASN. Guru ASN belum terpantau dan pencairan masih terus ditelusuri.

 

JAKARTA - TPG Agustus 2026 disebut mulai cair pada Minggu untuk sejumlah guru non-ASN. Kabar tersebut ramai dibicarakan di berbagai grup guru setelah sejumlah penerima mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan pencairan tunjangan profesi guru (TPG).

Informasi itu disampaikan melalui kanal YouTube Gorobat 21. Dalam video tersebut, narator menyebut banyak guru membagikan informasi pencairan TPG pada hari Minggu. Namun, ia menegaskan masih menelusuri apakah benar telah terjadi realisasi pencairan pada hari libur tersebut.

Dari sejumlah unggahan yang dipantau, penerima yang menyatakan TPG-nya sudah cair mayoritas merupakan guru non-ASN. Beberapa unggahan bahkan menyebut pencairan terjadi pada jenjang TK dan SMP, serta guru jenjang SD di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: Gaji Pensiunan September 2026 Cair 1 September, Bagaimana dengan Rapel?

“Jadi memang mayoritas bahkan semua adalah postingan dari teman-teman guru non-ASN,” ujar narator dalam video tersebut.

Kabar pencairan pada Minggu itu membuat sebagian guru mempertanyakan mekanisme pembayaran TPG. Sebab, pencairan pada hari libur dinilai tidak biasa, terutama jika dikaitkan dengan proses realisasi melalui Kementerian Keuangan.

Dalam pemantauan yang disampaikan di video, belum ditemukan unggahan dari guru ASN yang menyatakan menerima TPG pada hari tersebut. Narator juga menyebut selama ini pencairan melalui Kementerian Keuangan tidak dilakukan pada hari libur, seperti Sabtu atau Minggu.

Baca Juga: TPG Agustus 2026 Disebut Cair di Hari Minggu, Mayoritas Guru Non-ASN

Guru ASN Diminta Menunggu Perkembangan

Meski demikian, video tersebut menyebut masih ada kemungkinan pencairan TPG berlangsung secara berbeda untuk guru non-ASN. Narator mengatakan pihaknya akan menelusuri lebih lanjut apakah realisasi pada Minggu memang terjadi melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan.

Sementara itu, guru yang belum menerima TPG Agustus diarahkan untuk menunggu perkembangan pada hari kerja berikutnya. Dalam video, Senin disebut sebagai hari terakhir kerja pada Agustus dan menjadi waktu yang dinilai penting untuk melihat realisasi pencairan.

Narator mengaitkannya dengan komitmen pemerintah mengenai pencairan TPG setiap bulan. Jika pembayaran tetap dilakukan dalam bulan berjalan, TPG Agustus diharapkan terealisasi sebelum memasuki September.

“Kalau pemerintah tetap berpegang pada komitmen untuk pencairan per bulan, maka idealnya harusnya cair besok,” jelasnya dalam video.

Namun, kondisi penerima tidak selalu sama. Guru yang SKTP-nya terbit belakangan disebut akan masuk pencairan susulan. Sementara guru yang SKTP-nya telah terbit lebih awal diharapkan masuk dalam pencairan pada bulan terkait.

Tantangan Guru di Daerah 3T

Selain pencairan TPG Agustus 2026, video tersebut membahas persoalan guru yang bertugas di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Guru di wilayah tersebut menghadapi tantangan geografis, transportasi, infrastruktur, hingga kondisi keamanan di daerah tertentu.

Baca Juga: Tim Asal Kabupaten Malang Amankan Slot di Babak Grand Champion Bahlil Mini Soccer

Persoalan lain berkaitan dengan jumlah murid yang tidak selalu ideal untuk memenuhi beban kerja sebagai salah satu syarat memperoleh tunjangan. Karena itu, guru di daerah khusus disebut memerlukan pendekatan yang afirmatif dan adaptif sesuai kondisi lapangan.

Dalam video dijelaskan bahwa guru di daerah khusus mendapatkan afirmasi dalam pemenuhan beban kerja sebagai salah satu syarat menerima tunjangan. Meski demikian, kewajiban keaktifan dalam pembelajaran serta pemutakhiran data Dapodik tetap harus dilakukan.

Pemutakhiran data dinilai penting karena menjadi bagian dari proses verifikasi. Tanpa pembaruan data, proses verifikasi dapat mengalami kendala.

Video tersebut juga menyoroti guru di daerah 3T yang belum memiliki kualifikasi S1 atau D4. Disebutkan adanya program peningkatan kualifikasi yang memungkinkan pengalaman mengajar diakui sebagai beban belajar.

Baca Juga: Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan di Tulungagung, Plt Bupati Tekankan Jangan Diperjualbelikan

Guru yang belum memenuhi kualifikasi S1/D4 disebut belum dapat mengikuti sertifikasi. Karena itu, program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) disebut menjadi salah satu jalan untuk memenuhi standar kualifikasi sebelum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Dengan demikian, kabar TPG Agustus 2026 yang ramai pada Minggu masih perlu dilihat berdasarkan perkembangan pencairan berikutnya. Sementara unggahan yang beredar dalam grup guru, menurut video tersebut, sejauh ini didominasi penerima non-ASN.

Editor : Bachtiar Tatag P
Guru Non-ASN TPG Agustus 2026 Guru ASN Pencairan TPG Tunjangan Profesi Guru