Tunjangan Kinerja Dosen ASN Belum Cair 2020-2024, Kisah Dosen di Papua Jadi Sorotan

Bachtiar Tatag P • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 11:15 WIB
Tunjangan kinerja dosen ASN 2020-2024 belum dibayar. Dosen di Papua mengungkap beban biaya hidup, penelitian, hingga kebutuhan penghasilan tambahan.
Tunjangan kinerja dosen ASN 2020-2024 belum dibayar. Dosen di Papua mengungkap beban biaya hidup, penelitian, hingga kebutuhan penghasilan tambahan.

 
JAKARTA
- Tunjangan kinerja dosen ASN periode 2020-2024 belum dibayarkan, sementara pembayaran tukin untuk 2025 telah dilakukan. Persoalan tersebut tidak hanya menyangkut regulasi, tetapi juga berkaitan dengan kondisi kesejahteraan dosen, termasuk mereka yang bertugas jauh dari Pulau Jawa.

Dalam tayangan tersebut, seorang dosen ASN di Merauke bernama Arum menceritakan kondisi yang dihadapi para pendidik di wilayah Papua. Ia menyebut masih banyak mahasiswa yang belum mampu membaca, menulis, dan berhitung dengan baik ketika masuk perguruan tinggi.

Kondisi itu membuat dosen harus memberikan pekerjaan tambahan di luar kegiatan perkuliahan. Arum mencontohkan mahasiswa yang mengambil mata kuliah ekonomi tetap harus mengikuti kelas tambahan karena kemampuan berhitung dasar masih menjadi persoalan.

Baca Juga: Debut di Mini Soccer, SMKN 1 Tulungagung Genjot Latihan Jelang Bahlil Mini Soccer 2026

Menurut Arum, kondisi tersebut menambah beban kerja dosen. Selain menjalankan kegiatan pendidikan dan pengajaran, dosen juga memiliki kewajiban dalam penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Persoalan kesejahteraan menjadi semakin terasa bagi dosen yang harus tinggal jauh dari daerah asal. Arum menceritakan biaya hidup di Papua yang harus ditanggung dengan penghasilan sebagai dosen.

Ia menyebut saat masih berstatus CPNS, gaji pokok yang diterima berada di kisaran Rp2,5 juta hingga Rp2,6 juta. Sementara itu, biaya tempat tinggal disebut sekitar Rp1,75 juta. Pengeluaran untuk makan juga menjadi beban tersendiri karena harga makanan rata-rata disebut mencapai sekitar Rp30 ribu sekali makan

Baca Juga: CPNS 2027 Terbaru, Guru PPPK Dapat Kesempatan Ikut Seleksi PNS Mulai Awal Tahun.

Kondisi tersebut membuat pengeluaran bulanan lebih besar dibandingkan penghasilan yang diterima. Bahkan setelah menjadi PNS, menurut Arum, kondisi tersebut tidak banyak berubah.

Biaya penelitian ikut membebani

Beban dosen tidak berhenti pada kebutuhan sehari-hari. Arum mengatakan kewajiban dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi terkadang membuat dosen mengeluarkan biaya dari kantong pribadi.

Ia menjelaskan hibah tidak selalu tersedia sepanjang tahun. Karena itu, kebutuhan kegiatan penelitian dan pengabdian terkadang harus ditanggung sendiri.

Dalam tayangan tersebut disebutkan biaya publikasi dan kegiatan pengabdian juga menjadi salah satu pengeluaran. Untuk publikasi Sinta 4, misalnya, biaya yang disebut berada di kisaran Rp700 ribu, sedangkan kegiatan pengabdian disebut sekitar Rp500 ribu.

Bagi dosen yang berasal dari luar daerah, biaya perjalanan untuk bertemu keluarga juga menjadi persoalan. Arum yang berasal dari Jawa menyebut perjalanan pulang membutuhkan biaya tiket yang cukup besar.

Mencari penghasilan tambahan

Tekanan ekonomi membuat sejumlah dosen mencari pekerjaan tambahan. Dalam tayangan tersebut, Arum mengaku membuka les dari rumah ke rumah karena memiliki kemampuan bahasa Inggris.

Baca Juga: CPNS 2027 Terbaru, Seleksi Disebut Berpeluang Dibuka Awal Tahun, Ini Faktanya

Ada pula dosen yang mengambil kegiatan lain di lingkungan kampus untuk memperoleh tambahan penghasilan. Kegiatan seperti kepanitiaan wisuda disebut dapat memberikan uang tambahan.

Kondisi tersebut bahkan membuat hal sederhana seperti mendapatkan nasi kotak ketika menghadiri acara kampus dianggap membantu kebutuhan makan sehari-hari.

Persoalan kesejahteraan juga disebut dapat memengaruhi profesionalitas dosen. Dalam tayangan itu disampaikan adanya dosen yang mencari pekerjaan tambahan di luar kampus, bahkan terdapat pengakuan mengenai praktik yang dinilai tidak profesional akibat tekanan ekonomi.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Ini Penjelasan soal Nasib dan Peluang Perubahan Status

Di tengah kondisi tersebut, tukin dinilai dapat membantu kesejahteraan dosen. Namun, hingga akhir tayangan, pembayaran tukin dosen ASN untuk periode 2020-2024 belum mendapatkan kepastian.

Persoalan tersebut kini berada di persimpangan antara tuntutan dosen, aturan kementerian, penganggaran, dan kebutuhan adanya dasar hukum untuk pembayaran tunggakan.

Editor : Bachtiar Tatag P
Kesejahteraan Dosen Tukin 2020-2024 Tunjangan Kinerja Dosen ASN Dosen Papua Tukin Dosen