RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - PPG Calon Guru 2026 menjadi perhatian lulusan S1, D4, dan guru honorer karena muncul pertanyaan mengenai biaya yang harus disiapkan peserta. Berdasarkan informasi dalam materi yang dibahas, biaya pendidikan PPG sebesar Rp8,5 juta per semester atau Rp17 juta untuk dua semester ditanggung penuh oleh pemerintah bagi peserta yang lulus seleksi dan resmi menjadi peserta PPG calon guru.
Besaran biaya pendidikan tersebut menjadi salah satu poin yang perlu dipahami calon peserta. Sebab, informasi mengenai PPG Calon Guru 2026 yang beredar dinilai masih menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Sebagian calon peserta menganggap seluruh proses PPG sepenuhnya gratis. Pemahaman itu muncul karena adanya informasi mengenai bantuan pemerintah untuk peserta program.
Namun, bantuan pemerintah yang dimaksud secara khusus digunakan untuk komponen biaya pendidikan. Artinya, calon peserta tetap perlu memperhatikan kemungkinan adanya biaya lain yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Baca Juga: Pemeriksaan Sampel Makanan untuk Menelusuri Penyebab Gangguan Kesehatan, Ini Tahapannya
Biaya Pendidikan PPG Calon Guru 2026
Dalam ketentuan yang dibahas, biaya pendidikan program PPG ditetapkan sebesar Rp8.500.000 per semester. Sementara masa Pendidikan Profesi berlangsung selama dua semester.
Jika dihitung untuk keseluruhan masa pendidikan, biaya yang tercantum mencapai Rp17 juta. Nominal tersebut merupakan total biaya pendidikan selama dua semester.
Pertanyaan berikutnya adalah apakah peserta harus menyiapkan Rp17 juta dari kantong pribadi.
Jawabannya, biaya pendidikan tersebut mendapatkan bantuan pemerintah secara penuh. Peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi dan kemudian resmi menjadi peserta PPG calon guru tidak perlu membayar biaya kuliah tersebut secara pribadi.
Dengan demikian, bantuan pemerintah mencakup total biaya pendidikan sebesar Rp17 juta untuk masa pendidikan selama dua semester, sesuai ketentuan yang dibahas.
Hal ini menjadi bagian penting yang perlu dipahami calon peserta agar tidak salah menangkap informasi mengenai status biaya PPG.
Baca Juga: Dukungan Warga bagi Keluarga Korban yang Masih Dicari, Ini Bentuk Solidaritas yang Bisa Dilakukan
Bukan Berarti Semua Biaya Gratis
Meski biaya pendidikan ditanggung penuh, informasi tersebut tidak berarti seluruh kebutuhan selama mengikuti proses PPG otomatis bebas biaya.
Materi yang dibahas menegaskan bahwa bantuan pemerintah hanya diperuntukkan bagi komponen biaya pendidikan. Masih terdapat beberapa biaya lain yang tetap menjadi tanggung jawab peserta.
Karena itu, istilah gratis dalam konteks PPG Calon Guru 2026 perlu dipahami secara spesifik. Yang ditanggung penuh adalah biaya pendidikan program sebesar Rp17 juta selama dua semester bagi peserta yang telah lulus seleksi dan resmi menjadi peserta.
Sementara itu, pertanyaan mengenai biaya lain muncul ketika pembahasan masuk ke tahap awal program, terutama proses seleksi dan registrasi. Dalam materi tersebut, pembahasan kemudian diarahkan untuk melihat apakah proses registrasi sejak awal juga sepenuhnya gratis.
Hal ini menunjukkan bahwa calon peserta tidak cukup hanya mengetahui nominal bantuan pendidikan. Mereka juga perlu memahami tahapan yang harus dilalui serta komponen biaya yang mungkin berada di luar bantuan pendidikan.
PPG Calon Guru 2026 sendiri dalam pembahasan tersebut ditujukan bagi calon pendidik lulusan S1 dan D4 serta guru honorer. Informasi mengenai pembiayaan menjadi salah satu hal yang banyak ditanyakan karena adanya perbedaan pemahaman di tengah masyarakat.
Dengan biaya pendidikan yang ditetapkan Rp8,5 juta per semester, total biaya untuk dua semester mencapai Rp17 juta. Bagi peserta yang lulus seleksi dan resmi mengikuti program, biaya pendidikan tersebut ditanggung penuh pemerintah.
Namun, peserta tetap perlu mencermati ketentuan secara utuh. Bantuan Rp17 juta tersebut berkaitan dengan biaya pendidikan, bukan berarti seluruh biaya yang muncul sejak proses awal hingga pelaksanaan program otomatis ditanggung pemerintah.
Baca Juga: Pencarian Korban Kecelakaan Kapal, Ini Peran Keluarga dan Informasi Resmi Selama Operasi SAR
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest