Diklat Jurnalistik MTsN 3 Tulungagung Bekali Siswa Cakap Bermedia dan Gunakan AI

Armi Hardjo • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:57 WIB
Kepala MTsN 3 Tulungagung bersama guru 
pendamping, pemateri Jawa Pos Radar Tulungagung, dan peserta 
Diklat Jurnalistik berfoto bersama, Selasa (22/9).
Kepala MTsN 3 Tulungagung bersama guru pendamping, pemateri Jawa Pos Radar Tulungagung, dan peserta Diklat Jurnalistik berfoto bersama, Selasa (22/9).

TULUNGAGUNG - Kemampuan literasi dan kecakapan bermedia menjadi bekal penting bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Hal tersebut menjadi perhatian MTsN 3 Tulungagung yang menggandeng Jawa Pos Radar Tulungagung menggelar Diklat Jurnalistik, Selasa (22/9).

Mengusung tema “Menumbuhkan Jurnalis Muda Cerdas Bermedia, Berkarya Nyata”, kegiatan tersebut diikuti para siswa dengan antusias.

Tidak sekadar belajar menulis, peserta diajak mengenal berbagai tahapan dalam menghasilkan karya jurnalistik yang menarik, informatif, dan sesuai kaidah.

Tim Jawa Pos Radar Tulungagung memberikan materi mulai dari teknik menulis berita, pemilihan judul dan kata, layout atau tata letak, hingga pemilihan foto yang mampu memperkuat isi berita.

Peserta juga dikenalkan dengan perkembangan media digital, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang kini semakin dekat dengan kehidupan pelajar.

Kepala MTsN 3 Tulungagung, H Suyoko SPd MKPd mengatakan, Diklat Jurnalistik menjadi salah satu upaya madrasah dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa.

Menurut dia, keterampilan menulis sekaligus berpikir kritis sangat dibutuhkan siswa di tengah derasnya arus informasi. 

“Diklat ini penting untuk meningkatkan literasi. Siswa bisa belajar menulis dengan benar sekaligus mengembangkan kreativitas. Di era digitalisasi, mereka juga harus memahami bagaimana menggunakan media sosial dengan bijak,” ujarnya.

Dia berharap bekal yang diperoleh melalui diklat tidak berhenti di ruang pelatihan.

Siswa dapat mengembangkan kemampuan tersebut menjadi karya positif, baik melalui media sekolah maupun platform digital.

Sementara itu, Faaiq, siswa kelas 8C, mengaku senang mengikuti Diklat Jurnalistik.

Dia menyebut materi yang diberikan menambah pengetahuan baru, terutama mengenai teknik menulis dan penggunaan media sosial. 

“Senang mengikuti diklat ini karena jadi tahu cara menulis dan menggunakan media sosial dengan bijak,” katanya.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa terhadap dunia jurnalistik sekaligus melahirkan generasi muda yang kreatif, kritis, dan cerdas dalam menyikapi informasi di era digital.(arm/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
Diklat Jurnalistik MTsN 3 Tulungagung Jawa Pos Radar Tulungagung mtsn 3 tulungagung literasi digital jurnalistik