JAKARTA - TKA SMP tidak hanya menguji kemampuan siswa menghitung, tetapi juga bagaimana memilih langkah penyelesaian yang tepat dalam waktu terbatas.
Pembahasan soal matematika dari Mant Academy menunjukkan beberapa strategi yang dapat digunakan, seperti menyederhanakan pecahan, mengeliminasi pilihan jawaban, membaca pola visual, hingga mengenali kesebangunan dan Pythagoras.
Baca Juga: TKA SMA 2026, Trik Cepat 8 Soal Ini, dari SPLDV sampai Grafik Fungsi
Jangan Terjebak Perhitungan Panjang
Dalam soal bilangan, kesalahan sering terjadi karena siswa langsung menghitung tanpa memperhatikan urutan operasi. Padahal, operasi dalam kurung harus dikerjakan lebih dahulu, disusul pangkat, perkalian dan pembagian, kemudian penjumlahan dan pengurangan.
Untuk pecahan dengan bentuk berbeda, siswa sebaiknya menyamakan bentuk terlebih dahulu. Persentase, desimal, dan pecahan dapat diubah ke bentuk yang paling mudah digunakan.
Penyederhanaan juga menjadi kunci. Ketika pembagian pecahan berubah menjadi perkalian, angka yang masih bisa dicoret sebaiknya disederhanakan sebelum dikalikan. Cara tersebut membuat angka lebih kecil dan perhitungan menjadi lebih mudah dikontrol.
Manfaatkan Eliminasi pada Soal Fungsi
Strategi berbeda dapat diterapkan pada soal fungsi. Ketika diketahui beberapa nilai f(x), siswa dapat memasukkannya ke bentuk fungsi untuk mendapatkan persamaan.
Dua persamaan tersebut kemudian dapat digunakan untuk mencari nilai variabel dengan eliminasi. Namun, setelah salah satu nilai ditemukan, siswa tidak harus selalu menyelesaikan seluruh opsi jawaban.
Pada soal pilihan ganda, informasi yang sudah diperoleh dapat digunakan untuk menghapus opsi yang jelas tidak sesuai. Strategi seperti ini dapat menghemat waktu, terutama ketika soal berikutnya membutuhkan proses perhitungan yang lebih panjang.
Persentase Diskon Tidak Bisa Asal Dijumlahkan
Soal diskon juga membutuhkan cara berpikir yang cermat. Kesalahan yang umum adalah menganggap toko dengan total persentase diskon terbesar pasti memberikan harga akhir paling murah.
Padahal, harga awal setiap barang bisa berbeda. Karena itu, harga setelah diskon perlu dihitung berdasarkan masing-masing barang.
Contohnya, barang dengan harga Rp80 ribu yang memperoleh diskon 25 persen berarti pembeli membayar 75 persen dari harga awal. Sementara barang lain dengan harga Rp110 ribu dan diskon 15 persen berarti pembeli membayar 85 persen.
Setelah harga masing-masing barang diperoleh, barulah total belanja setiap toko dapat dibandingkan.
Gunakan Visual untuk Menemukan Pola
Dalam soal konfigurasi objek, menghitung gambar satu per satu mungkin masih mudah untuk pola awal. Namun, cara tersebut menjadi tidak efisien ketika pertanyaan meminta pola ke-30 atau lebih.
Siswa dapat mengubah gambar menjadi bilangan untuk menemukan pola. Jika perubahan angka sulit dikenali, gunakan struktur visualnya.
Dalam pembahasan Mant Academy, susunan persegi dapat dituliskan dalam bentuk n² + 4n. Dengan mengetahui bentuk tersebut, pola ke-30 dapat dihitung secara langsung menjadi 1.020 persegi satuan.
Kenali Kesebangunan dan Pythagoras
Pada soal geometri, kemampuan mengenali bentuk menjadi sangat penting. Soal pengukuran lebar sungai, misalnya, dapat diselesaikan dengan konsep kesebangunan apabila terdapat sudut yang bersesuaian dan garis sejajar.
Setelah menemukan dua segitiga yang sebangun, siswa harus menentukan sisi-sisi yang bersesuaian sebelum membuat perbandingan.
Sementara itu, soal keliling bangun yang diarsir dapat menggabungkan beberapa konsep sekaligus. Luas persegi perlu diubah menjadi panjang sisi terlebih dahulu. Setelah itu, bagian sisi yang belum diketahui dapat dicari dengan segitiga siku-siku dan Teorema Pythagoras.
Dalam contoh pembahasan, kombinasi beberapa konsep tersebut menghasilkan keliling daerah yang diarsir sebesar 36 sentimeter.
Kunci TKA SMP Bukan Sekadar Hafal Rumus
Rangkaian contoh tersebut memperlihatkan bahwa TKA SMP menuntut lebih dari sekadar hafalan rumus. Siswa perlu memahami kapan sebuah rumus digunakan dan bagaimana menemukan jalan penyelesaian paling singkat.
Latihan soal secara konsisten dapat membantu siswa mengenali pola pertanyaan. Semakin sering berlatih, semakin mudah menentukan apakah sebuah soal membutuhkan operasi bilangan, fungsi, persentase, pola, kesebangunan, atau Pythagoras.
Dengan strategi tersebut, waktu pengerjaan dapat digunakan lebih efisien tanpa mengorbankan ketelitian.
Baca Juga: TKA SMA 2026, Trik Cepat 8 Soal Ini, dari SPLDV sampai Grafik Fungsi
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Mantappu Academy by Jerome Polin