19.886 Siswa SD di Tulungagung Bakal Dapat Bapem Rp 91 Ribu, Ini Isi Paketnya

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB
Bapem Tulungagung menyasar 19.886 siswa kelas 1 dan 2 SD. Setiap siswa bakal mendapat paket pembelajaran senilai Rp 91 ribu.(RAHIIQ AL BACHRI/ RADAR TULUNGAGUNG)
Bapem Tulungagung menyasar 19.886 siswa kelas 1 dan 2 SD. Setiap siswa bakal mendapat paket pembelajaran senilai Rp 91 ribu.(RAHIIQ AL BACHRI/ RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG - Sebanyak 19.886 siswa kelas 1 dan 2 sekolah dasar (SD) di Tulungagung bakal menerima bantuan pembelajaran (Bapem) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Bantuan diberikan dalam bentuk paket perlengkapan pembelajaran untuk menunjang aktivitas belajar siswa di sekolah. 

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung Deni Susanti mengatakan penerima Bapem ditentukan berdasarkan sejumlah persyaratan dari pemerintah pusat.

Salah satunya, satuan pendidikan harus terdata dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Selain itu, sekolah penerima bantuan harus ditetapkan sebagai penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler 2026. Data yang digunakan sebagai acuan merupakan data cut off Juni 2026.

Baca Juga: Usai Diklat Jurnalistik, Siswa SMAKARA Tulungagung Langsung Praktik Liputan dan Fotografi

Sekolah juga harus memiliki siswa kelas 1 dan 2. Di Tulungagung, terdapat 625 SD yang ditetapkan sebagai satuan pendidikan penerima Bapem dengan total 19.886 siswa.

“Untuk Tulungagung, satuan pendidikan penerima bantuan ini sebanyak 625 SD. Sedangkan jumlah siswa penerimanya mencapai 19.886 anak,” terang Deni.

Bapem tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang yang diterima langsung oleh siswa. Bantuan disalurkan melalui satuan pendidikan masing-masing untuk pengadaan paket perlengkapan pembelajaran sesuai ketentuan Kemendikdasmen.

Setiap siswa penerima mendapatkan satu paket dengan nilai Rp91 ribu. Isi paket ditujukan untuk mendukung aktivitas belajar, terutama keterampilan menulis.

Dalam satu paket terdapat buku sarana keterampilan menulis sebanyak delapan jenis dan alat tulis sebanyak lima jenis.

Baca Juga: Cegah Penularan Influenza, Siswa dan Guru SDN 4 Jengglungharjo Tulungagung Kompak Pakai Masker

Jika dihitung berdasarkan jumlah penerima, total nilai bantuan yang dialokasikan untuk Tulungagung mencapai sekitar Rp1,81 miliar.

“Total nilai bantuan yang dialokasikan untuk Tulungagung mencapai sekitar Rp 1,81 miliar,” ungkap Deni.

Namun, bantuan tersebut belum disalurkan kepada sekolah. Saat ini, prosesnya masih berada pada tahap aktivasi melalui aplikasi.

Menurut Deni, aktivasi menjadi salah satu tahapan administrasi yang harus diselesaikan sebelum dana bantuan dapat disalurkan. Setelah proses tersebut rampung, dana akan disalurkan melalui satuan pendidikan masing-masing.

“Kalau proses aktivasinya sudah selesai, dana tahapannya bisa segera disalurkan melalui satuan pendidikan masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga: 120 Siswa SMKN 1 Pagerwojo Tulungagung Ikuti Sosialisasi dari JAC, Buka Peluang Karier ke Jepang

Penyaluran dana Bapem dilakukan melalui virtual account pada masing-masing satuan pendidikan. Selanjutnya, sekolah membelanjakan dana tersebut untuk memenuhi paket perlengkapan pembelajaran sesuai jenis dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Dengan mekanisme tersebut, siswa menerima manfaat bantuan dalam bentuk perlengkapan pembelajaran, bukan uang tunai.

Sekolah menjadi pihak yang mengelola dana sekaligus melakukan pengadaan paket sesuai ketentuan program.(sri)

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
bapem tulungagung bantuan pembelajaran siswa sd tulungagung disdik tulungagung Kemendikdasmen