RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - PPG 2026 Kementerian Agama (Kemenag) mulai disiapkan dengan target sertifikasi bagi 356 ribu guru madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Berdasarkan informasi awal yang dibahas dalam transkrip, pendaftaran direncanakan mulai 1 April 2026 dan pelaksanaannya akan dibagi dalam beberapa gelombang. Namun, jadwal, kuota, serta mekanisme tersebut masih menunggu petunjuk teknis dan surat edaran resmi Kemenag.
Baca Juga: Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Asian Cup 2026, Ini Detailnya
PPG 2026 Kemenag Jadi Perhatian Guru Madrasah
Program Pendidikan Profesi Guru atau PPG 2026 menjadi salah satu agenda penting bagi guru madrasah dan guru PAI. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mempercepat pemerataan guru yang memperoleh sertifikasi.
Dalam informasi yang disampaikan, Kemenag menargetkan sebanyak 356 ribu guru dapat mengikuti proses sertifikasi pada 2026. Jumlah tersebut disebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi guru di lingkungan madrasah dan pendidikan agama Islam.
Besarnya target peserta membuat pelaksanaan PPG 2026 diperkirakan tidak dilakukan sekaligus. Panitia nasional disebut telah menyiapkan mekanisme pelaksanaan dalam beberapa gelombang agar proses pendaftaran hingga pelaksanaan dapat berjalan lebih teratur.
Pendaftaran Disebut Mulai 1 April 2026
Salah satu informasi yang paling banyak menjadi perhatian adalah rencana pembukaan pendaftaran pada 1 April 2026. Guru madrasah dan guru PAI yang menjadi sasaran program diminta mulai mempersiapkan data sejak jauh hari.
Meski demikian, tanggal tersebut masih merupakan informasi awal berdasarkan hasil koordinasi panitia nasional. Kepastian jadwal tetap menunggu aturan teknis yang diterbitkan secara resmi oleh Kemenag.
Karena itu, guru disarankan tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar melalui grup percakapan atau media sosial. Surat edaran resmi nantinya menjadi acuan utama mengenai jadwal, persyaratan, tahapan, dan ketentuan PPG 2026.
Baca Juga: Pelatih Baru Timnas Indonesia Belum Dipilih, PSSI Ungkap Target dan Prosesnya
Data EMIS dan Siaga Perlu Dimutakhirkan
Persiapan yang dapat dilakukan guru sejak sekarang berkaitan dengan data administrasi. Pendaftaran disebut akan menggunakan sistem pendataan Kemenag secara digital, termasuk EMIS atau Siaga sesuai dengan kelompok dan status pendidik.
Guru perlu memastikan data pribadi, instansi tempat mengajar, serta riwayat mengajar sudah tercatat secara benar. Portofolio mengajar juga perlu diperbarui agar informasi yang tersedia di dalam sistem sesuai dengan kondisi terbaru.
Pemutakhiran data menjadi penting karena sistem pendaftaran akan mengacu pada data yang tersedia dalam sistem pendataan. Kesalahan atau data yang belum diperbarui berpotensi menimbulkan kendala ketika proses seleksi dan pendaftaran dimulai.
Tunggu Juknis Resmi Kemenag
Di tengah informasi mengenai kuota 356 ribu guru dan rencana pendaftaran 1 April 2026, guru tetap diminta berhati-hati. Informasi tersebut belum dapat dianggap sebagai ketentuan final sebelum Kemenag menerbitkan surat edaran dan petunjuk teknis.
Guru madrasah dan PAI disarankan rutin memantau kanal informasi resmi Kemenag. Selain itu, pengecekan data EMIS atau Siaga dapat dilakukan sejak sekarang sehingga tidak perlu terburu-buru ketika pendaftaran resmi dibuka.
Dengan persiapan administrasi dan data digital yang lebih awal, guru dapat mengikuti informasi PPG 2026 dengan lebih siap. Namun, seluruh ketentuan akhir tetap harus merujuk pada pengumuman resmi Kemenag.
Baca Juga: Wakil Jember Melaju ke Final Surabaya, Semifinal Bahlil Mini Soccer Zona 10 Sengit
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest