RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM- Cara mengusulkan PIP 2026 melalui Si Pintar perlu dipahami operator sekolah yang menggunakan data Dapodik 2027. Sebelum mengajukan calon penerima Program Indonesia Pintar (PIP), sekolah harus memastikan data siswa valid, memeriksa status verifikasi dan validasi peserta didik (Verval PD), serta mengecek ketersediaan kuota atau target sasaran. Selain itu, operator perlu memahami arti warna status siswa di Si Pintar karena hanya siswa dengan status tertentu yang dapat diusulkan. Berdasarkan tutorial yang direkam pada Oktober 2026, pengusulan juga belum dapat dilakukan apabila target sasaran sekolah masih nol.
Pengusulan PIP 2026 Dilakukan Melalui Si Pintar
Dalam tutorial di kanal YouTube Zahar Abid Collection, dijelaskan bahwa mulai tahun pelajaran 2026/2027, pengusulan PIP dilakukan melalui sistem Si Pintar, bukan melalui menu pengusulan di Dapodik.
Dapodik tetap digunakan untuk memperbarui data peserta didik. Operator sekolah perlu memastikan nama siswa, jenis kelamin, NISN, nama ayah dan ibu kandung, pekerjaan, serta penghasilan orang tua sesuai dengan kondisi sebenarnya dan dokumen kependudukan.
Data tersebut perlu dicocokkan dengan Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran. Setelah data disinkronkan, informasi peserta didik akan digunakan dalam proses pemadanan data, termasuk penentuan desil kesejahteraan.
Selain memperbarui Dapodik, operator harus memeriksa Verval PD. Siswa yang akan diusulkan perlu dipastikan memiliki data valid dan tidak masuk kategori residu. Jika ditemukan data bermasalah, operator perlu menyelesaikannya terlebih dahulu agar proses pengusulan tidak terkendala.
Baca Juga: 21.000 Warga Yogyakarta Kehilangan BPJS Kesehatan, Begini Cara Update Data Desil
Cara Mengusulkan PIP di Si Pintar
Setelah memastikan data siswa sesuai, operator dapat membuka layanan PIP Si Pintar melalui peramban. Pilih akses untuk sekolah, kemudian masuk menggunakan SSO Dapodik.
Operator perlu memasukkan akun Dapodik, termasuk alamat email dan kata sandi, serta kode OTP sesuai prosedur login yang tersedia.
Setelah berhasil masuk, buka menu Pengusulan Sekolah. Sebelum memilih siswa, periksa bagian target sasaran yang menunjukkan kuota pengusulan sekolah.
Target sasaran merupakan batas maksimal jumlah siswa yang dapat diusulkan oleh satuan pendidikan. Sistem juga menampilkan jumlah target yang sudah digunakan dan sisa kuota yang masih tersedia.
Apabila target sasaran masih nol, sekolah belum dapat mengajukan siswa melalui menu tersebut. Karena itu, operator perlu memantau perkembangan sistem dan memastikan kuota sudah muncul sebelum melanjutkan pengusulan.
Dalam tutorial yang direkam Oktober 2026, narasumber menyebut target sasaran di sekolah yang dicontohkan masih nol. Ia juga menjelaskan bahwa data target tersebut mengacu pada batas pemutakhiran atau cut-off Dapodik per 31 Agustus 2026.
Arti Warna Status Siswa di Si Pintar
Salah satu bagian penting dalam cara mengusulkan PIP 2026 adalah memahami warna status siswa. Penanda tersebut membantu operator mengetahui apakah siswa dapat diajukan atau sudah berada dalam proses lain.
Warna putih menunjukkan siswa yang dapat dipertimbangkan untuk diusulkan, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan ketersediaan kuota.
Warna merah menandakan data siswa tidak valid dan tidak dapat diusulkan. Masalahnya dapat berkaitan dengan data ganda, seperti nama atau NISN. Operator perlu memeriksa dan menyelesaikan permasalahan melalui Verval PD.
Warna kuning menunjukkan siswa sedang dalam proses pengusulan melalui akun yang digunakan. Status tersebut masih dapat dibatalkan sesuai mekanisme yang tersedia.
Warna ungu menandakan siswa sedang diusulkan oleh pengguna atau pihak lain. Dalam contoh tutorial, status ini dikaitkan dengan pengusulan pihak lain, sehingga sekolah tidak dapat mengajukan siswa yang sama melalui proses tersebut.
Warna hijau menunjukkan siswa telah ditetapkan dalam surat keputusan (SK). Siswa dengan status ini tidak perlu diusulkan kembali melalui mekanisme yang sama karena sudah masuk tahap penetapan.
Baca Juga: Desil Bisa Berubah ! Ini Penyebab Posisi Kesejahteraan Keluarga Berbeda dari Sebelumnya
Perhatikan Desil dan Kondisi Siswa
Selain warna status, operator perlu memperhatikan kategori desil yang tercantum dalam sistem. Tutorial tersebut mencontohkan bahwa prioritas pengusulan perlu memperhatikan kategori kesejahteraan dan data yang digunakan sistem.
Siswa berstatus putih tidak otomatis pasti menerima bantuan. Kelayakan tetap harus mengikuti ketentuan program, hasil pemadanan data, dan kuota yang tersedia. Operator juga perlu memastikan alasan pengusulan sesuai dengan kondisi siswa, seperti rentan putus sekolah, yatim atau piatu, maupun tinggal di panti asuhan apabila kategori tersebut tersedia dan relevan.
Narasumber mengingatkan bahwa status putih merupakan petunjuk untuk memilih calon penerima, bukan jaminan bahwa pengusulan langsung berhasil. Jika sistem menampilkan peringatan target sasaran kurang atau tidak aktif, operator perlu menunggu sampai kuota tersedia atau sistem mengizinkan pengusulan.
Kapan Pengusulan PIP 2026 Bisa Dilakukan?
Dalam video tersebut, narasumber menyebut proses verifikasi dan validasi sekolah diperkirakan mulai 15 Oktober 2026. Namun, waktu tersebut merupakan informasi yang disampaikan dalam tutorial, bukan kepastian bahwa seluruh sekolah sudah dapat mengusulkan siswa pada tanggal yang sama.
Operator sekolah disarankan rutin memeriksa target sasaran, memastikan data Dapodik dan Verval PD sudah valid, serta mengikuti petunjuk resmi pada layanan Si Pintar.
Dengan memahami prosedur dan arti warna status siswa, sekolah dapat menghindari kesalahan pengusulan sekaligus membantu memastikan calon penerima PIP diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Apa Itu Desil 1 sampai 10 ? Begini Cara Memahami Peringkat Kesejahteraan Keluarga
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest