BLITAR - Sementara itu, sejumlah partai juga memiliki semangat yang sama dengan para penyelenggara pemilu. Artinya, momen tanggapan dan masukan terhadap DCS bisa menjadi sarana evaluasi bagi partai. “Kami bersyukur bisa melalui tahapan DCS ini, kami mohon masyarakat untuk memberikan masukan terhadap kredibilitas caleg-caleg yang kami ajukan. Itu sangat berarti bagi kami untuk evaluasi,” ujar Ketua DPC PPP Kabupaten Blitar, Abdul Azis.
Dia mengaku sudah mengupayakan calon yang terbaik dalam Pemilu 2024. Mulai dari kapasitas, popularitas, dan cintai masyarakat. Namun, hal itu tidak berarti PPP Kabupaten Blitar tutup telinga. “Kami tidak akan segan untuk coret DCS yang memiliki masalah,” tegas dia.
Ketua DPD Nasdem Kabupaten Blitar, Nurhadi menyebut, ada 50 bacaleg yang dijagokan dalam Pemilu 2024. Meski mereka kini berstatus memenuihi syarat (MS) dan lolos masuk dalam daftar DCS, dia berharap masyarakat ikut melakukan pencermatan. “Mungkin di luar sepengetahuan kami ada permasalan tolong menghubungi kami juga,” katanya.
Nurhadi memiliki harapan besar terhadap para bacaleg yang bakal berkompetisi dalam Pemilu 2024. Menurutnya, ada banyak pekerjaan rumah yang kudu diselesaikan. “Kekuatan parlemen ini masih kurang. Kita bisa lihat Agustus ini banyak jalan-jalan ditanami pisang dan ditancapi bendera,” keluhnya.
Terpisah, Ketua DPC PDI-P Kota Blitar, dr Syahrul Alim menyatakan komposisi bacaleg yang diajukan parpol sudah final. Artinya sudah tidak ada perubahan lagi. “Tidak ada perubahan. Loss. Total 25 calon,” katanya.
Ketua DPC PPP Kota Blitar juga menyatakan siap maju di Pileg 2024 mendatang. Komposisi bacaleg sudah tidak ada perubahan. “Meski ada yang mundur, sudah kami ganti. Optimistis komposisi tidak berubah sampai DCT,” tandasnya. (sub/c1/hai)
Editor : Doni Setiawan