TULUNGAGUNG- Beberapa tokoh mulai menebar sinyal untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tulungagung tahun depan.
Pun ada juga yang masih malu-malu dan tidak mau berterus terang akan niatnya menduduki posisi AG 1.
Dunia politik Tulungagung mulai beriak meski pemilu masih akan dilaksanakan tahun depan.
Baca Juga: Antara Pilkada Tulungagung atau Direktur RSCM, Ini yang Diucapkan Mas Dokter Pri
Selain pemilihan calon legislatif yang sudah lebih dahulu ramai, beberapa tokoh kini mulai ada yang terang-terangan bersyiar niatnya untuk maju dalam Pilkada Tulungagung tahun depan.
Salah satu yang sudah bersuara adalah Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Pria tersebut bahkan sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi konstelasi politik lima tahunan pencarian kepala daerah di Tulungagung itu.
“Insya Allah sudah ada persiapan menuju ke sana (Pilkada 2024). Tapi kan sekarang saya masih menjabat, jadi belum saatnya bergerak. Itulah jiwa pribadi saya,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Tulungagung Maryoto Birowo Masih Mau Macung Lagi? Berikut Isi Pantun Buatannya
Setelah jabatannya usai pada 25 September mendatang, Wabup Gatut Sunu melanjutkan, pergerakan politiknya akan segera dimulai.
Dia tidak mau dianggap offside atau lebih dulu mengambil langkah politik semampang masih menjabat sebagai wakil kepala daerah.
Pun, dia juga menghormati Bupati Maryoto Birowo yang juga masih menjabat sehingga pergerakan politik urung dimulai.
Baca Juga: Pemilu 2024, Ratusan Ribu Suara Gen Z Tulungagung Akan Lari Kemana?
“Bagaimanapun, saya ini putra ideologis dari bapak Bupati Tulungagung (Maryoto Birowo). Saya diawali dari ring satu pendukungnya SahTo, makanya saya menghargai beliau yang ada di birokrasi sehingga saya diam. Nanti misalkan sudah off, baru kita gerak,” ujarnya.
Lebih jauh, Wabup Gatut Sunu menegaskan langkah politiknya untuk pilkada tahun depan akan tegak lurus dengan instruksi partai (PDI Perjuangan).
“Yang jelas saya kader partai, dan akan tegak lurus kepada partai. Apa pun yang diamanatkan partai akan kita jalankan, itu yang utama,” ujar pria asal Desa Gandong, Kecamatan Bandung ini.
Baca Juga: Pimpin Apel Besar Terakhir, Begini Pesan Bupati Maryoto Birowo untuk Pegawai Pemkab Tulungagung
“Kalau sinyal dari partai, insya Allah juga sudah ada,” sambungnya.
Setelah pengabdiannya sebagai Wabup Tulungagung usai pada 25 September mendatang, dia berkeinginan untuk kembali ke keluarga terlebih dahulu.
Karena selama ini sudah banyak waktu yang tersita untuk pengabdian sebagai Wabup Tulungagung.
“Mungkin saya juga akan mencari waktu yang tepat untuk umrah. Berdoa di tempat multazam, semoga niatan kita, Allah akan meridai,” tutupnya.(nul/c1/rka)
Editor : Dharaka R. Perdana