TULUNGAGUNG - Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto Dharmoredjo juga menjadi salah satu tokoh yang digadang-gadang akan maju dalam Pilkada Tulungagung tahun depan.
Sebelumnya, saat diwawancarai koran ini, pria tersebut masih membuka kans untuk beradu gagasan menjadi AG 1 jika memang dibutuhkan masyarakat Tulungagung.
Meski di sisi lain tengah diisukan untuk menjadi direktur baru RSUPN dr Cipto Mangunkusumo (RSCM). “Kalau ternyata kemudian masyarakat (Tulungagung) membutuhkan, ya silakan saya digendong bisa lungguh (menjadi Bupati Tulungagung),” kata Mas Dokter Pri, sapaan akrabnya.
Baca Juga: Bupati Tulungagung Rombak Pejabat sebelum Turun Tahta, Berikut Rinciannya
Apalagi, baliho-baliho pengenalan Mas Dokter Pri juga sudah lama bermunculan di sudut-sudut wilayah Kabupaten ini.
Mulai dari perkotaan hingga wilayah pinggiran, hampir semuanya bisa ditemui. Sebelumnya, beberapa tokoh mulai menebar sinyal untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tulungagung tahun depan.
Pun ada juga yang masih malu-malu dan tidak mau berterus terang akan niatnya menduduki posisi AG 1.
Baca Juga: JLS Jadi Sarang Hewan Langka dan Nyaris Punah, DLH Tulungagung: Tentu Ada Tindak Lanjut
Dunia politik Tulungagung mulai beriak meski pemilu masih akan dilaksanakan tahun depan.
Selain pemilihan calon legislatif yang sudah lebih dahulu ramai, beberapa tokoh kini mulai ada yang terang-terangan bersyiar niatnya untuk maju dalam Pilkada Tulungagung tahun depan.
Salah satu yang sudah bersuara adalah Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Pria tersebut bahkan sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi konstelasi politik lima tahunan pencarian kepala daerah di Tulungagung itu.
“Insya Allah sudah ada persiapan menuju ke sana (Pilkada 2024). Tapi kan sekarang saya masih menjabat, jadi belum saatnya bergerak. Itulah jiwa pribadi saya,” jelasnya.
Baca Juga: Pemprov Jatim Ungkap Alasan sampai Kini Penjabat Bupati yang Akan Lengser Belum Muncul SK
Selain itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo tampaknya memberikan sinyal khusus terkait tanda tanya keikutsertaannya dalam pilkada tahun depan.
Seperti saat dirinya melempar pantun di depan ratusan ASN Tulungagung pada Apel Besar Pemkab Tulungagung, Senin (18/9/2023) kemarin, dengan kalimat "buah markisa buah semangka, perpisahan ini hanya untuk sementara".
Pantun itu agaknya menimbulkan penafsiran bahwa Maryoto masih ingin maju lagi sebagai Bupati Tulungagung untuk periode yang kedua. “Perpisahan itu kan biasa, nanti pasti ketemu lagi ke mana saja,” kilahnya menjelaskan pantun yang diucapkan.(nul/c1/rka)
Editor : Dharaka R. Perdana