Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ratusan Surat Suara di Tulungagung Ditemukan Rusak

Mukhamad Zainul Fikri • Senin, 15 Januari 2024 | 13:53 WIB
Proses penyortiran surat suara untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Tulungagung.
Proses penyortiran surat suara untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Tulungagung.

TULUNGAGUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung menemukan ratusan surat suara pada Pemilu 2024, khususnya untuk pemilihan DPRD Provinsi dalam kondisi rusak.

Sedangkan jumlah surat suara dengan kondisi itu masih sangat mungkin bertambah, sebab proses sortir dan lipat belum selesai.

Ketua KPU Tulungagung Susanah menyebut, lima jenis surat suara untuk hari pencoblosan 14 Februari mendatang sudah sampai ke gudang logistik.

Kelimanya mulai dari surat suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres), DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten.

Proses sortir lipat yang mulai dilaksanakan pada Selasa (9/1/2024) lalu telah menyelesaikan surat suara untuk DPRD Kabupaten.

Sedangkan saat ini prosesnya sudah memasuki sortir lipat untuk DPRD Provinsi. Setidaknya sudah ada 245 ribu surat suara DPRD Provinsi yang sudah di sortir lipat.

“Ini masih panjang lagi, kalau sementara sampai Sabtu (13/1/2024) lalu, tidak sampai 200 surat suara yang rusak untuk DPRD Provinsi. Belum kita rekap semuanya, nanti kalau sortir lipatnya sudah selesai baru akan kita rekap,” ungkap Susanah.

Menurut dia, kerusakan surat suara yang terjadi bermacam-macam. Mulai dari surat suara yang terbelah menjadi dua bagian sampai pemotongan yang tidak tepat.

Nantinya, ratusan surat suara tersebut akan dilaporkan ke sistem informasi logistik (SILOG) untuk dimintakan pengganti ke KPU pusat.

Disisi yang lain, Susanah menilai untuk melalukan proses sortir dan lipat itu sudah cukup dengan 70 pekerja yanh didatangkan dari Sidoarjo.

KPU Tulungagung enggan untuk menambah pekerja lagi karena beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah lokasi gudang logistik yang sudah sesak karena logistik yang datang sudah mulai banyak.

“Jadinya tidak mungkin untuk menambah pekerja, akhirnya akan kita maksimalkan yang sudah ada dulu itu,” paparnya.

Dia melanjutkan, idealnya proses setting packing dan distribusi seluruh logistik Pemilu bisa dilaksanakan H-30 pencoblosan.

Namun, sampai Minggu (14/1/2024) lalu belum semua logistik sudah datang ke Tulungagung. Makanya proses setting packing urung dilakukan apalagi distribusi.

“Antara hari ini sampai akhir Januari mungkin semua logistik sudah datang. Sehingga pada awal Februari mendatang, proses setting packing dan diatribusi bisa dilaksanakan karena waktunya juga sudah semakin mepet,” tutup Susanah.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#logistik #surat suara #pemilu 2024 #susanah #KPU Tulungagung #DPRD Provinsi