TULUNGAGUNG – Konstelasi pemilihan presiden (Pilpres) di Tulungagung bakal berjalan dengan sangat ketat. Sehari jelang pemungutan suara, semua tim pemenangan daerah masing-masing capres cawapres di Tulungagung saling klaim bisa mendapatkan 50 persen lebih suara masyarakat Kota Marmer.
Ketua Tim Sukses (Timses) Anis Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) Tulungagung, Ahmad Syafii cukup yakin menyebut suara AMIN di Tulungagung bisa tembus 50 persen lebih.
Itu didasarkan pada ikhtiar yang beberapa bulan terakhir telah dilakukan baik oleh timses daerah, relawan, simpatiasan maupun seluruh pendukung capres cawapres koalisi perubahan itu. Kepercayaan diri itu ditambah dengan datangnya secara langsung Anis Baswedan serta Muhaimin Iskandar ke Tulungagung.
“Kita yakin mendapatkan kemenangan suara 50 persen di Tulungagung,” katanya.
Dia menjelaskan seluruh perangkat untuk memenangkan AMIN saat hari pemungutan suara (hari ini) telah dipersiapkan dengan matang. Didalamnya termasuk mempersiapkan saksi-saksi yang tersebar di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) tanpa terkecuali.
“Kalau besok tinggal pengawalan saja, saksi-saksi kita yang menyebar di seluruh TPS juga sudah siap,” paparnya.
Syafii mengajak seluruh warga Tulungagung untuk datang ke TPS masing-masing dan menggunakan hak pilihnya. Menurut dia, Pemilu kali ini harus disambut dengan cinta kasih serta perasaan riang gembira.
“Mari kita kawal pesta demokrasi ini agar bisa berjalan lancar dan damai. Gunakan hak pilih ke TPS besok (hari ini, red),” tutupnya.
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo – Gibran Kabupaten Tulungagung, Tatang Yoga Indra memaparkan berdasarkan kalkulasi dan survei internal yang dilakukan, suara Prabowo – Gibran di Tulungagung diprediksi bisa tembus sampai 60 persen. Untuk mengamankan suara itu, pihaknya telah mempersiapkan ribuan saksi yang ditugaskan di 3.305 TPS yang ada di Tulungagung.
“Kita sudah mengkalkulasi bahwa suara Prabowo - Gibran bisa tembus 60 persen. Sesuai dengan survei yang dilakukan secara intern,” paparnya.
Tatang mengingatkan seluruh masyarakat Tulungagung untuk tidak usah terpengaruh dengan berita-berita yang tidak benar. Kemudian, masyarakat diharapkan untuk datang beramai-ramai ke TPS masing-masing dan jangan ada yang golongan putih (Golput).
“Dari awal kampanye, kita lakukan dengan santun dan saling menyapa. Harapannya pemilu bisa berjalan dengan baik, berjalan dengan damai. Setelah pemilu kota semua adalah saudara,” katanya.
“Siappun pemenangnya, kita tetap saudara semua. Kita kembali lagi ke kegiatan masing-masing, kita tetap harus saling menyapa,” sambung Tatang.
Sementara, Ketua Tim Pemenangan Daerah Ganjar – Mahfud Kabupaten Tulungagung, Sodik Purnomo meyakini perolehan suara pasangan Ganjar - Mahfud di Tulungagung bisa mencapai 50 persen lebih. Prediksinya berkisar antara 53 sampai 55 persen.
Saat ini, semua tim pemenangan daerah, pendukung ataupun simpatisan paslon tersebut cukup berkobar dalam menyambut hari pemungutan suara. Alasannya, sosok Ganjar – Mahfud dipandang merupakan jawaban akan persoalan yang sekarang ini muncul. Lalu sebagai semangat untuk mengatasi intervensi negara yang haus akan kekuasaan.
“Itu menjadi semangat perlawanan rakyat secara konstitusional terhadap hal yang melanggar konstitusi,” katanya.
Sodik melanjutkan sudah mempersiapkan ribuan saksi yang dilatih untuk mengamankan pemungutan suara yang dipandang sedang tidak baik-baik saja ini. “Kalau saksi sudah dilatih untuk menghadapi Pemilu yang tidak sedang baik vaik saja ini,” tutup pria tersebut.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra