TULUNGAGUNG – Kepala Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Didik Girnoto Yekti, sudah memantapkan diri untuk menjadi pasangan dari Maryoto Birowo pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tulungagung tahun ini.
Pasangan ini agaknya akan susah untuk dipisahkan. Apalagi selama tujuh bulan terakhir, keduanya sudah mulai bergerilya siang malam untuk mencari dukungan masyarakat Kota Marmer.
Kepada media ini, pria kelahiran 1977 itu menjelaskan ada banyak aspek yang membuat dirinya merasa yakin berpasangan dengan sosok bupati petahana tersebut.
Pertama, hubungan Didik dan Maryoto sudah terjalin sejak lama, bukan menjelang kontestasi Pilkada seperti akhir-akhir ini.
“Sudah lama sekali saya kenal Mbah To (Maryoto Birowo), beliau itu temannya kakak saya dulu. Bahkan hubungan antara keluarga saya dan keluarga Mbah To juga terjalin sangat erat sudah sejak lama,” ungkap Didik, saat ditemui di kawasan Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kota, beberapa waktu yang lalu.
Kedua, sudah ada komitmen antara Didik dan Mbah To untuk saling support dan saling mengisi dalam perjalanan menuju Pilkada Tulungagung.
Menurut Didik, jika nanti menang, roda pemerintahan akan dilaksanakan dengan bersama-sama, termasuk dalam hal mengambil kebijakan.
“Artinya saya ini tidak akan dijadikan istilahnya ‘Ban Serep’ oleh Mbah To. Kita akan membangun Tulungagung bersama-sama,” katanya.
Secara pribadi, Didik mengakui bahwa sejak awal ia ingin menjadi seorang calon wakil bupati (cawabup).
Seperti gayung bersambut, Maryoto Birowo sepertinya juga menginginkan untuk berpasangan dengannya yang berlatar belakang seorang kepala desa.
Mengingat, Maryoto Birowo mengincar jabatan Bupati Tulungagung untuk melanjutkan periode keduanya.
“Saya sampai sekarang juga belum mendapat jawaban kenapa Mbah To itu sangat yakin dengan saya. Beliau itu hanya bilang kalau ingin bergandengan dengan saya, itu sejak awal hingga saat ini dan tidak berubah,” katanya.
Meski sudah yakin berpasangan dengan Mah To, Didik pun tetap menjalin komunikasi yang baik dengan para kandidat calon kepala daerah (Cakada) yang kini mulai muncul.
Sementara terkait dengan rekomendasi partai politik sebagai kendaraannya, Maryoto – Didik masih akan berharap rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Namun selain partai banteng, masih ada beberapa partai lainnya yang rekomendasinya bisa didapatkan oleh pasangan ini.
“Urusan rekom PDI Perjuangan bisa diurus Pak Maryoto karena dia kan orang partai. Tapi saya pastikan saya punya cara tersendiri untuk mendapatkan rekomendasi dari partai lainnya,” ungkapnya.
Didik menambahkan terbentuknya pasangan Maryoto Birowo – Didik Girnoto Yekti sudah ditata dan dipikirkan dengan sangat berhati-hati sebelumnya.
Semua kemungkinan yang bisa terjadi, sudah dipetakan dan mungkin akan bisa diantisipasi terutama masalah rekomendasi partai.
Didik juga sangat yakin pasangan ini akan bisa mengamankan tiket untuk mengikuti Pilkada Tulungagung.
“Enggak masalah menentukan pasangan dari awal. Biarlah mereka berkata buruk, tapi saya yakin kami nanti bisa mendapatkan rekomendasi parpol dan berangkat Pilkada Tulungagung. Ya semoga niat baik ini berkah bagi kita, keluarga dan seluruh masyarakat Tulungagung,” katanya.***