Serius Pilkada Tulungagung, Susilowati dan Gatut Sunu Wibowo Ambil Formulir Pendaftaran Bacakada PDI Perjuangan

Mukhamad Zainul Fikri • Dipublikasikan Selasa, 23 April 2024 | 02:00 WIB
Susilowati dan Gatut Sunu Wibowo sudah mengambil formulir pendaftaran bacakada PDI Perjuangan.
Susilowati dan Gatut Sunu Wibowo sudah mengambil formulir pendaftaran bacakada PDI Perjuangan.

TULUNGAGUNG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Tulungagung telah melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah (bacakada) yang dimulai sejak Minggu (21/4/2024).

Untuk sementara, dua orang sudah mengambil formulir pendaftaran bacakada. Yakni ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Susilowati serta kader PDI Perjuangan sekaligus pemilik Romo Wijoyo Group, Gatut Sunu Wibowo.

Menurut Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Wiwik Tri Asmoro, dua orang itu datang pada hari yang berbeda.

Susilowati menjadi yang pertama mengambil formulir pendaftaran bacalada pada hari minggu.

Perempuan yang kini menduduki posisi ketua Komisi B DPRD Tulungagung itu mendaftar untuk calon wakil kepala daerah (Cawakada) Tulungagung.

Sehari berselang, atau pada Senin (22/4/2024), Gatut Sunu Wibowo menyusul mendaftarkan diri.

Ditemani belasan pendukung dan simpatisannya, GS, sapaan akrab pria tersebut mengambil formulir untuk menjadi calon kepala daerah (cakada) Tulungagung.

“Sudah ada dua orang yang mengambil formulir. Sampai hari ini ada bu ketua (Susilowati) dan Pak Gatut Sunu. Untuk besok (hari ini, red) sudah ada yang memberitahu siap datang untuk mengambil formulir,” ungkap Wiwik, sapaan akrab pria tersebut.

Wiwik melanjutkan pengambilan formulir Bacalada untuk PDI Perjuangan dimulai tanggal 21 sampai nanti tanggal 25 April.

Sesuai peraturan partai nomor 24 tahun 2017, DPC di berbagai daerah yang berhasil mendapatkan 20 persen lebih perolehan kursi atau 25 persen suara sah di daerah bisa melakukan penjaringan model tertutup.

Penjaringan tertutup ini artinya tidak diumumkan ke publik, melainkan diumumkan melalui jalur struktural.

Meski begitu, tokoh kader ataupun non kader PDI Perjuangan tetap bisa mengambil formulir.

Bagi tokoh non kader, mereka bisa mendaftarkan diri asalkan mendapat dukungan dari struktural partai ditataran pengurus anak cabang (PAC).

“Siapapun yang berminat menjadi calon dari PDI Perjuangan, baik pasangan atau perorangan bisa diterima dengan catatan mengambil formulir di kantor DPC PDI Perjuangan,” jelasnya.

DPC PDI Perjuangan mewajibkan setiap bacakada secara langsung mengambil formulirnya.

Barulah ketika pengembalian, bisa dilakukan oleh tim dari masing-masing bacakada.

“Saat pengambilan formulir harus diambil yang bersangkutan, karena setiap bacakada harus dipahamkan, aturan dan seperti apa penjaringan tertutup ini. Tapi nanti saat pemgembalian formulir, bisa dilakukan oleh tim,” paparnya.

Wiwik menambahkan partai memberi aturan batas minimal pada proses penjaringan ini sebelum secara resmi ditutup. Secara aturan, harus ada dua pasang (2 cakada dan 2 cawakada).

Jika sampai 25 april mendatang batas minimum belum terpenuhi, penjaringan bisa saja diperpanjang beberapa hari.

“Kalau batas minimum itu belum tercukupi, penjaringan dilakukan perpanjangan antara 3 atau 4 hari,” tutupnya.

Sementara itu, Gatut Sunu Wibowo mengkonfirmasi mengambil formulir pada hari ini.

Melalui pesan singkat, dia memastikan telah melalui proses penjaringan dengan mengambil formulir.

Sedangkan, Mantan Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo juga mengkonfirmasi akan mengambil formulir pendaftaran bacakada PDI Perjuangan pada hari ini (22/4/2024).***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
pdi perjuangan cakada bacakada