TULUNGAGUNG - Camat Tulungagung, Hari Prastijo atau Yoyok, cukup yakin bisa mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan.
Jika nanti rekomendasi dari Partai Banteng berhasil dikantongi, dia mengaku siap untuk menanggalkan jabatannya saat ini dan berhenti menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS).
Dalam menghadapi Pilkada Tulungagung tahun ini, Yoyok-sapaan-akrab pria tersebut mengungkapkan sudah banyak persiapan yang dilakukan.
Dia mengungkapkan alasannya mengambil formulir ke kantor DPC PDI Perjuangan tanpa satupun pendukung dan relawan karena tidak ingin gembar-gembor terlebih dahulu.
Karena pertarungan yang sebenarnya bukanlah saat pengambilan formulir, melainkan nanti saat pemungutan suara pada Pilkada.
“Show of force (unjuk kekuatan, red) sesungguhnya adalah nanti pada tanggal 27 November 2024. Itu adalah show of force yang sesungguhnya, kalau sekarang apa gunanya, buat apa,” ungkap Yoyok, sesaat setelah keluar dari ruangan pengambilan formulir pada kantor DPC PDI Tulungagung.
“Makanya saya mengambil tindakan senyap, mengambil formulir sendiri, tanpa satupun relawan. Insyaallah dengan niat yang tulus dan kita bergerak,” sambungnya.
Yoyok mengungkapkan formulir yang diambil adalah untuk menjadi bakal calon kepala daerah (Bacakada) ataupun bakal calon wakil kepala daerah (Bacawakada).
Artinya fleksibel saja, mengikuti apapun nanti rekomendasi yang dikeluarkan oleh dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Banteng.***
Sempat terganjal kendala teknis saat ingin maju sebagai legislator Tulungagung, Yoyok sudah sangat yakin untuk maju Pilkada jika nanti mendapatkan rekomendasi.
Pun, jikalau harus menanggalkan jabatannya saat ini juga akan ia dilakukan.
“Saat ini kendala teknis itu sudah teratasi, dengan modal itu makanya saya ingin mencalonkan diri di Pilkada. Ketik nanti ditetapkan calon oleh KPUD, insyaallah saya akan mengundurkan diri dari PNS,” jelasnya.
Dia menegaskan tidak akan mencari rekomendasi dari partai selain PDI Perjuangan. Itu berarti jika tidak berhasil mendapatkan rekom dari partai banteng, kemungkinan besar Yoyok tidak akan berangkat Pilkada tahun ini.
“Insyaallah tidak (Meminta rekomendasi selain PDI Perjuangan), karena hati saya sudah merah, dari dulu hati saya sudah merah,” tutup Yoyok.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra