Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Terungkap Alasan Yoyok Batal Macung Pilkada Tulungagung

Mukhamad Zainul Fikri • Minggu, 12 Mei 2024 | 02:37 WIB
Plt Kepala DPMD Tulungagung Hari Prastijo
Plt Kepala DPMD Tulungagung Hari Prastijo

TULUNGAGUNG - Langkah Camat Tulungagung, Hari Prastijo alias Yoyok, dalam mengikuti tahapan Pilkada Tulungagung tahun ini mendapatkan ganjalan, yakni tidak mendapat satupun dukungan dari pengurus anak cabang (PAC) PDI Perjuangan di Tulungagung.

Hal tersebut membuatnya tidak bisa mengembalikan formulir dan berkas pencalonan yang sebelumnya telah diambil.

Diketahui, terdapat tiga orang bacakada yang sebelumnya mengambil formulir pencalonan ke kantor DPC PDI Perjuangan namun akhirnya tidak mengembalikannya.

Di antara ketiga orang itu, salah satunya adalah Yoyok, pria tersebut mengambil formulir pada Kamis (25/4/2024) yang lalu.

 “Ya, termasuk saya yang tidak mengembalikan formulir dan berkas ke DPC PDI Perjuangan,” ungkap Yoyok, melalui sambungan telepon pada Jumat (10/5/2024).

Dia menjelaskan alasannya tidak mengembalikan formulir yang telah diambil adalah karena tidak mendapatkan dukungan dari satupun PAC PDI Perjuangan di Tulungagung.

Mengingat, hal itu merupakan salah satu hal yang dipersyaratkan dalam persyaratan sebagai bacakada dari partai banteng.

“Kan salah satu hal yang dipersyaratkan oleh DPC adalah mendapatkan usulan dari minimal 2 PAC, nah saya tidak dapat dukungan dari PAC itu,” terang Yoyok.

Dalam proses pencarian dukungan PAC, memang Yoyok cenderung pasif. Tidak ada gerakan darinya untuk mendekati partai ataupun meminta dukungan dari PAC. Itu dilakukan karena Yoyok tahu posisinya yang masih berstatus aparatur sipil negara.

“Ada klausul dan aturan bahwa ASN dilarang mendekati parpol. Karena aturan itu, ketika tidak didatangi PAC, saya tidak akan mendatangi, saya diam saja,” beber Yoyok.

Dengan formulir dan berkas pencalonan yang tidak dikembalikan, artinya nama Yoyok oleh DPC PDI Perjuangan tidak akan dikirimkan ke struktural partai lebih atas untuk dipertimbangkan lebih lanjut menjadi bacakada Tulungagung.

Langkahnya untuk menjadi Bacakada Tulungagung hanya menunggu keajaiban datang.

Pun baginya, tidak mungkin dan tidak ada niatan maju Pilkada selain lewat PDI Perjuangan.

“Saya memang dari awal hanya ingin berangkat dari PDI Perjuangan. Kalau tidak diberangkatkan oleh PDI Perjuangan, ya saya tidak akan berangkat dengan partai lain,” tegasnya

Meski begitu, Yoyok yakin bahwa masih ada secerca harapan baginya untuk macung Pilkada. Politik itu dinamis. Menurut dia, jika nanti ada pertimbangan lain dari DPP PDI Perjuangan mungkin saja dia akan diusung.

Jika nanti jalannya begitu, Yoyok mengaku siap untuk untuk bertarung melawan siapa saja.

“Kemungkinan itu sangat bisa terjadi. Karena DPP dalam menentukan rekomendasi pasti akan melakukan survey. Ketika nanti survey menunjukan elektabilitas saya bagu, mungkin saja saya yang direkomendasikan meskipun tidak mengembalikan berkas pencalonan,” tutup Yoyok.

Sementara itu pada Sabtu (11/5/2024) siang, DPC PDI Perjuangan Tulungagung melaksanakan press conference terkait proses penjaringan yang kini dilakukan.

Menanggapi tiga orang yang tidak mengembalikan formulirnya itu, DPC PDI Perjuangan Tulungagung menyayangkan kenapa hal seperti iyu bisa dilakukan oleh tiga orang yang bersangkutan.

“Kami menyayangkan sikap bakal calon yang sebelumnya telah mengambil formulir sendiri tetapi tidak memiliki keberanian untuk mengembalikan berkas-berkasnya,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Sodik Purnomo dalam press conference.

Menurut Sodik, tindakan yang dilakukan oleh tiga orang bakal calon itu menunjukan sikap keragu-raguan dari yang bersangkutan. Padahal, seorang pemimpin harus mempunyai sikap berani dan siap menghadapi tantangan. Bukan sebagai orang yang memiliki keraguan. (nul)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#pilkada tulungagung #yoyok #hari prastijo