TULUNGAGUNG - Menyikapi kondisi politik di Tulungagung yang masih dinamis, bakal calon kepala daerah (bacakada) Ahmad Baharudin menilai ada banyak hal yang masih bisa berubah.
Termasuk kemungkinan mantan duetnya, Gatut Sunu Wibowo (GS) akan kembali maju berkompetisi.
Koalisi Gatut Sunu-Ahmad Baharudin (GABAH) memang seumur jagung. Itu setelah Partai Gerindra memberikan rekomendasi kepada Baharudin dan Kades Sidorejo, Danang Catur Budi Utomo untuk maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati.
Kondisi itu membuat GS harus menepi karena dia juga tidak mengantongi rekomendasi dari PDIP.
Tapi, tampaknya mantan wakil bupati Tulungagung ini masih berhasrat kembali turun gelanggang di tahun ini.
Indikasinya, GS rajin menjalin komunikasi dengan berbagai kelompok dan parpol di Tulungagung.
Menanggapi hal itu, Baharudin mengungkapkan bahwa kondisi politik di Tulungagung masih sangat cair.
Segala sesuatu masih bisa berubah hingga batas waktu pendaftaran calon ke KPU nanti.
Politisi Gerindra ini juga mengaku siap mendukung GS jika memang masih berniat maju untuk mencalonkan diri.
"Kalau secara pribadi, ya kita tetap dukung. Tapi apakah beliau masih bisa daftar atau tidak saya juga tidak tahu. Karena yang mendaftarkan adalah partai. Bukan pribadi atau kelompok," ujarnya.
Meski begitu Baharudin enggan berkomentar banyak soal kemungkinan kembali berduet dengan GS. Menurutnya, hal itu memang masih bisa terjadi.
Tapi, kebijakan untuk menentukan sosok calon bupati-wakil bupati yang berkompetisi ada pada parpol.
"Kalau secara resmi tentu kita kembali ke partai masing-masing. Tapi, kalau mendukung secara personal ya kita memang harus dukung siapapun," akunya.
Bahkan dia mengaku siap jika nantinya harus berhadapan dengan GS di pilkada mendatang.
Meski begitu, dia memastikan bahwa panggung pilkada merupakan ajang untuk menunjukkan program dan kapasitas diri. Bukan untuk mencap buruk pasangan atau sosok lawan.
"Kalau berhadapan pun tidak masalah. Pilkada bukan berarti kita saling menjatuhkan. Kita menarik perhatian pemilih. Ini juga saya sampaikan kepada relawan saya. Silahkan sosialisasikan saya tapi jangan jelekkan orang lain," tegasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra