TULUNGAGUNG – Kalangan muda juga jadi faktor menarik di pilkada Tulungagung tahun ini.
Setelah muncul nama Gus Sakti, salah satu tokoh muda, yang belakangan diorbitkan, kini giliran BPC HIPMI Tulungagung yang mulai didekati beberapa parpol di Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Ketua BPC HIPMI Tulungagung periode 2021-2024, Aminuddin mengaku tak heran beberapa parpol melirik kalangan muda.
Pasalnya, sosok muda biasa diidentikkan dengan gagasan-gagasan segar dan kemampuan untuk merangkul lebih banyak kalangan. “Itu artinya, semakin hari kita (kalangan muda, Red) semakin diperhitungkan,” ujarnya.
Laki-laki yang karib disapa Amin ini mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah parpol mulai terlibat komunikasi aktif dengan BPC HIPMI Tulungagung.
Meski enggan merinci secara pasti, dia memastikan parpol yang tergabung dalam KIM mulai melakukan pendekatan ke kelompok pengusaha muda ini.
“Parpol yang dekati HIPMI Tulungagung itu masih ada dalam KIM. Mereka sudah mengajak kami untuk ngobrol,” katanya.
Selain sempat menerima tawaran secara pribadi, Amin mengungkapkan bahwa sejumlah parpol juga sempat memberikan tawaran politik ke sejumlah anggota HIPMI Tulungagung.
Meski begitu, dia tidak menyebut secara gamblang jenis atau rupa tawaran yang diberikan kepada kadernya.
“Ada beberapa yang sering komunikasi ke saya pribadi. Tapi, tidak harus melulu ke saya. Bisa juga komunikasi ke beberapa anggota lain yang potensial,” ucapnya.
Dia menambahkan, jajaran HIPMI merespon baik atas komunikasi yang dibangun dengan beberapa parpol di Kota Marmer.
Bahkan, Amin juga menginstruksikan para kader HIPMI agar siap jika nantinya ada komunikasi yang mengerucut pada pencalonan sosok muda.
“Selama ini kita sudah mengabdi sebagai pengusaha. Nah, saat ini kita siap apabila di kemudian hari dimintai tolong untuk mengabdi ke masyarakat Tulungagung. Jadi, sebagai pemuda, kita harus siap jika dibutuhkan di sektor mana pun,” bebernya.
Tapi, dia juga mewanti-wanti pada kader yang nantinya turun gelanggang sebagai bacakada untuk tetap memihak masyarakat. Itu penting agar kalangan muda bisa tetap dekat dengan masyarakat Tulungagung yang terbilang dinamis.
“Di dunia usaha kita sudah terbiasa bertanggung jawab kepada karyawan dan Masyarakat. Bagaimanapun jika nanti sudah menjadi pemimpin mentalnya juga harus tetap sama. Yaitu, bertanggung jawab,” tegasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra