TULUNGAGUNG - Sudah menjadi rahasia publik, dua eks kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Tulungagung melompat partai dalam kontestasi Pilkada Tulungagung 2024.
Dua eks kader PDIP itu, mantan Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dan mantan Ketua DPC PDIP Tulungagung, Susilowati.
Dengan kata lain, kontestasi Pilkada Tulungagung 2024 dipastikan akan didominasi sosok-sosok yang notabene berangkat dari partai yang bersimbol banteng.
Maryoto Birowo, salah satu bakal calon kepala daerah (bacakada) Tulungagung, itu pun sempat menanggapi eks kader PDIP kini menjadi musuh (lawan, Red) bertarung di kontestasi Pilkada Tulungagung 2024.
Menurut Maryoto, kontestasi pilkada adalah ajang untuk menarik perhatian atau bahkan mencuri hati masyarakat supaya mau memilih.
Satu-satunya cara mencuri hati masyarakat, tak lain dengan beradu ide, gagasan tentang masa depan Bumi Lawadan.
Fondasi tersebut, Maryoto-pasangan Didik Girnoto Yekti (DGY) menilai, kontestasi Pilkada Tulungagung harus mengejawantahkan pesta demokrasi.
Membebaskan masyarakat memilih, tanpa perlu menjatuhkan paslon-paslon lain, sekalipun mereka merupakan eks kader PDIP Tulungagung yang melompat partai.
Dengan begitu, pemenang kontestasi pilkada sesungguhnya adalah masyarakat Kabupaten Tulungagung.
"Jadi, kita akan bermain fair play sajalah, saling menghormati dalam artian kita bermain sesuai dengan binaan dari partai pengusung," kata Maryoto sambil tersenyum, kepada wartawan Jawa Pos Radar Tulungagung pada Senin (2/9/2024).
Kendati dua eks kader PDIP menjadi lawannya, Maryoto mengaku, hal itu justu menstimulus pasangan Maryoto Birowo-Didik Girnoto Yekti (Mardinoto) menjadi lebih serius.
"Dan tentu saja, kesempatan ini akan kita gunakan dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Lain itu, Maryoto bersyukur sudah mendapat amanah dari PDIP untuk mengikuti Pilkada Tulungagung 2024.
Dia berkomitmen akan menjaga amanah tersebut bersama wakilnya, DGY, dengan sebaik-baiknya.
Sementara upaya merapatkan barisan tim pemenangan, mantan Bupati Tulungagung itu menyebut, pihaknya sedang berkonsoidasi dengan partai-partai pengusung selain PDIP.
Kemudian ia juga akan memperkuat jaringan relawan di lapangan.
"Tentu saja, secara struktur ini sudah dan perlu penguatan, berkonsolidasi dengan partai yang lain. Tentu saja ini di bawah satu binaan dari partai pengusung, terutama PDI Perjuangan," pungkasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra