TULUNGAGUNG - Peningkatan UMKM juga menjadi salah satu program yang diusung paslon nomor urut 02 SaSa. Kepada Radar Tulungagung Santoso mengatakan, potensi UMKM yang ada di Tulungagung sangatlah tinggi ketika dikelola dengan tepat.
Tentunya untuk peningkatan UMKM di Tulungagung sendiri perlu digali melalui pemberian fasilitas, bimbingan, pendampingan, bantuan perkuatan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan serta daya saing.
Baca Juga: Kekuatan Parpol di Semua Dapil di Tulungagung, Begini Saran Pengamat untuk Menyongsong Pilkada
Berdasarkan data, setidaknya ada sekitar 12 ribu lebih UMKM di Tulungagung. Pihaknya pun tergugah untuk mengenalkan UMKM ke kancah nasional. “Teman-teman pegiat UMKM itu banyak yang ke sini minta untuk fasilitas dan kemudahan untuk penguatan UMKM,” jelasnya.
Ketika mendapat amanah sebagai Bupati Tulungagung, pihaknya akan melakukan penguatan terhadap perkembangan UMKM di Kota Marmer. Mengingat, UMKM menjadi penyangga utama pada saat pagebluk covid-19 silam. Dengan begitu, perlu untuk dibangun dan ditingkatkan agar memiliki daya saing.
Geliat UMKM sendiri secara tidak langsung dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Tulungagung. “Jadi ya harus kita bangun dan kembangkan. Sehingga, ketika ada inflasi global, kita tidak akan terdampak ketika UMKM memiliki daya saing,” ucapnya.
Peningkatan UMKM memang seharusnya menjadi kewajiban pemerintah daerah karena tak semudah membalik telapak tangan. Apalagi, pelaku UMKM hanya membutuhkan kepastian dan kelangsungan menjalankan usaha.
Ketika hal itu dapat dijamin pemerintah daerah, pasti akan banyak UMKM yang tumbuh dan berkembang di Tulungagung. “Ketika itu semua dijamin dan keamanan, saya yakin banyak UMKM yang tumbuh dan berkembang di Tulungagung,” pungkasnya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana