TULUNGAGUNG - Perubahan pola ekonomi di masyarakat wajib direspons paslon di pilkada Tulungagung. Sebab, selain berpotensi menarik simpati masyarakat, sektor ekonomi juga jadi modal penting dalam pembangunan daerah.
Apalagi semua paslon memasukkan pola peningkatan dan pengembangan UMKM. Mengingat sektor ini memiliki sumbangsih yang tidak sedikit dalam perputaran roda perekonomian di Tulungagung
Baca Juga: Kekuatan Parpol di Semua Dapil di Tulungagung, Begini Saran Pengamat untuk Menyongsong Pilkada
Pengamat ekonomi, Deny Yudiantoro mengungkapkan, kondisi ekonomi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kondisi ini tak lepas dari perubahan pola transaksi pascapandemi Covid-19. Yakni selama periode 2020-2023 yang lalu.
"Dan pastinya berimbas pada sektor mikro dan makro. Dan beberapa ahli dan pelaku usaha sejak Covid-19 kondisi ekonomi belum pulih seperti semula," ujarnya.
Selama masa pandemi, terjadi pergantian pola transaksi. Sebelumnya, transaksi biasa dilakukan secara konvensial. Begitu memasuki masa pandemi, masyarakat mulai beralih ke pola pembayaran elektronik alias daring. "Memang saat Covid-19 pola beli yang berganti. Pola beli customer hampir 100 persen pakai online," jelasnya.
Baca Juga: Garuda Dicoret dari Kontestasi Pilkada Tulungagung, Apa Langkah para Pengurus?
Rupanya kebiasaan ini bertahan hingga di masa selepas Covid-19. Salah satu indikatornya, lanjut Deny, jumlah omzet perusahaan jasa ekspedisi di Tulungagung belakangan melejit pascapandemi. Itu berarti, konsumen tetap bertahan bertransaksi secara daring.
"Buktinya, sekarang kurir atau jasa ekspedisi pertumbuhan omzetnya meningkat pesat. Ini menunjukkan retail yang gunakan strategi online," sambungnya.
Tapi, ada kendala nyata yang dialami para pelaku usaha, khususnya mereka yang bergerak di sektor usaha mikro. Menurut Deny, sebagian besar pelaku usaha mikro masih terbiasa dengan pola transaksi jual-beli konvensional. "Mereka belum terbiasa. Sehingga setelah Covid-19 mereka belum adaptasi," kata Deny.
Baca Juga: Paslon Pilkada Tulungagung Tak Bisa Sering Menggelar Kampanye Terbuka, KPU Bilang Begini
Nah, hal ini harus jadi atensi keempat paslon pilkada Tulungagung yang akan berkompetisi. Salah satu bentuk perhatian yang diberikan adaah dengan melalui pendampingan ke pelaku usaha mikro. Dengan demikian, peningkatan ekonomi melalui sektor mikro bisa direalisasi.
"Yang diperlukan UMKM adalah pendampingan. Perusahaan bisa menyalurkan CSR. Nah, kalau diberi pendampingan, mereka bisa melakukan 3G. Yaitu go modern, go digital, dan go online," ujarnya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana