Tulungagung – Tahun politik 2024 lalu bukanlah tahun yang mudah untuk PDI Perjuangan.
Dalam kontestasi politik itu, partai banteng banyak menerima kekalahan.
Seperti dalam Pilpres, Pilgub Jawa Timur, hingga Pilkada Tulungagung.
Tetapi, bagi kadernya, api perjuangan tak mungkin padam.
Kekalahan yang dirasakan menjadi pecut untuk bangkit, memperjuangkan rakyat, memperjuangkan demokrasi, dan melawan ketidakadilan.
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanti, mengamini bahwa nasib partai banteng kurang mujur di tahun politik 2024.
Tetapi, bukan PDI Perjuangan namanya kalau menyerah begitu saja.
Harus ada perjuangan untuk memperbaiki kondisi yang ada.
Sasaran utamanya adalah kesuksesan pada tahun politik selanjutnya yakni tahun 2029.
“Kekalahan kita justru menjadi pelecut untuk lebih mendekatkan diri ke masyarakat. Karena kesuksesan di pemilu bisa diukur dengan tingkat kesukaan masyarakat terhadap partai kita,” kata Erma, melalui sambungan telepon, Kamis (9/1).
Turun langsung ke masyarakat menjadi prioritas.
Setiap kader PDI Perjuangan dari atas sampai bawah harus bisa menjadi jawaban dari persoalan masyarakat.
Harus menjadi pionir pemberi solusi terhadap setiap permasalahan sosial yang terjadi.
“Perjuangan bisa dilakukan dari mana saja, mulai dari anggota fraksi, pengurus dan semua kader PDI Perjuangan. Kita semua mempunyai tugas untuk membumikan Pancasila,” katanya.
Sementara pada hari ulang tahun (HUT) Ke-52 PDI Perjuangan, Erma menerangkan esensi partai untuk melakukan pendidikan politik.
Khususnya, menyiapkan kader terbaik di eksekutif maupun legislatif dan melaksanakan fungsi partai secara maksimal menjadi tujuan.
Nilai nasionalis dan nilai Pancasila menjadi pegangan untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang adil dan makmur.
“Pilar-pilar demokrasi harus diamankan. Misalnya terkait dengan hukum yang tumpul di atas, kita harus mengkiritisi. Kita harus melakukan advokasi,” paparnya.
DPC PDI Perjuangan Tulungagung sendiri direncanakan akan melakukan beberapa kegiatan untuk memperingati HUT Ke-52 PDI Perjuangan.
Erma menekankan, jajaran pengurus akan mendengarkan pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan daring.
Selain itu, beberapa acara juga dilaksanakan.
Seperti potong tumpeng, jalan sehat, sampai penghijauan di Tulungagung.
“Karena ini musim penghujan, banyak daerah yang rawan terkena banjir. Kami hadir melakukan penghijauan untuk memperkecil kemungkinan-kemungkinan itu,” tutup Erma. (nul/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri