Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Usai 18 Tahun Penantian, Presiden Prabowo Umumkan Gaji Hakim Naik, Terbesar untuk Golongan Bawah

Rinto Wahyu Hidayat • Jumat, 13 Juni 2025 | 05:10 WIB

 

Presiden Prabowo hadir dalam upacara pengukuhan hakim se-Indonesia di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).
Presiden Prabowo hadir dalam upacara pengukuhan hakim se-Indonesia di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).

JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji hakim se-Indonesia, dengan kenaikan terbesar hingga 280 persen.

Gaji hakim di Indonesia diketahui sudah 18 tahun tidak mengalami kenaikan dan banyak hakim di daerah kehidupan sulit.

Presiden Prabowo menyatakan hakim harus hidup sejahtera, sehingga tidak bisa dibayar oleh pihak tertentu yang memiliki kepentingan sendiri atau "dibeli" dengan uang.

Baca Juga: Suara Presiden Prabowo Bergetar saat Pidato di Hadapan Para Hakim

“Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia ke-8, hari ini mengumumkan bahwa gaji-gaji hakim akan diangkat, demi kesejahteraan para hakim dengan tingkat kenaikan bervariasi,” ujar Prabowo dalam upacara pengukuhan hakim se-Indonesia di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).

Menurut Presiden Prabowo, hakim merupakan benteng terakhir bagi rakyat kecil yang mencari keadilan. Oleh karena itu, kata dia, para hakim harus bisa bekerja secara adil tanpa memandang bulu.

"Orang miskin, orang kecil, hanya bisa berharap kepada hakim-hakim yang adil. Orang yang kuat, orang yang punya uang banyak, dia bisa berbuat," kata Presiden Prabowo.

"Dia (hakim) bisa punya tim hukum yang luar biasa. Tapi orang kecil hanya bergantung sama hakim yang adil. Hakim yang tidak bisa disogok. Hakim yang tidak bisa dibeli. Hakim yang cinta keadilan. Hakim yang cinta rakyat," katanya.

Baca Juga: Suara Presiden Prabowo Bergetar saat Pidato di Hadapan Para Hakim

Presiden Prabowo mengaku kaget saat mengetahui sudah 18 tahun tak ada kenaikan gaji bagi para hakim.

Selain itu, dia dapat laporan banyak hakim yang masih mengontrak atau menyewa rumah tinggal.

Presiden Prabowo menuturkan anggaran untuk Polri dan TNI jika perlu dikurangi demi menaikkan gaji para hakim.

Presiden Prabowo mengatakan percuma saja jika pelaku kejahatan bisa ditangkap tapi tak diadili dengan seadil-adilnya.

“Kita butuh hakim-hakim yang benar-benar tidak bisa digoyahkan, tidak bisa dibeli,” tegas Presiden Prabowo.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Berpidato di Hadapan Parlemen Turki Siang Ini

Presiden Prabowo akan segera meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani mengalokasikan APBN untuk kenaikan gaji para hakim.

Presiden Prabowo menjelaskan, golongan yang akan menerima kenaikan gaji paling tinggi justru di golongan bawah dengan kenaikan mencapai 280 persen.

"Tapi semua hakim akan naik secara signifikan. Secara signifikan. Dan saya terus memantau," katanya.

Presiden Prabowo yakin anggaran negara cukup untuk memberikan kenaikan gaji para hakim. Sistem hukum suatu negara sangat menentukan keberhasilan negara tersebut. Keadilan bagi seluruh rakyat harus betul-betul dijamin.

“Dengan hakim-hakim yang kuat, kita tegakkan hukum. Tegakkan hukum. Siapapun yang menyiarkan hukum. Siapa yang mau bikin macam-macam, patuhi hukum. Untuk kepentingan kita semua,” tegasnya. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Presiden Prabowo #indonesia #Kenaikan Gaji Hakim