RADAR TULUNGAGUNG - Sebuah isu Sri Mulyani mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan kembali berhembus kencang di tengah publik, memicu berbagai spekulasi dan perbincangan hangat di media sosial dan platform berita.
Kabar ini menyebar luas, terutama melalui video di Facebook dengan narasi yang secara eksplisit menyebut pengunduran diri tersebut.
Video yang beredar sejak 26 Agustus 2025 ini bahkan menyertakan potongan klip Sri Mulyani yang menyampaikan permohonan maaf.
Meskipun konteksnya tidak dijelaskan, serta teks yang mengaitkan pengunduran diri dengan pernyataan “Guru adalah beban negara”.
Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan tegas membantah isu Sri Mulyani mundur dari Kabinet Merah Putih.
Pernyataan ini disampaikan Airlangga saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu (31/8/2025), berusaha menenangkan kegaduhan yang muncul di masyarakat.
Ia menegaskan, “Tidak, tidak,” ketika ditanya mengenai isu tersebut, sembari memastikan bahwa Sri Mulyani hadir dalam rapat kabinet yang digelar pada hari itu.
Penjelasan dari Airlangga diperkuat dengan kehadiran langsung Sri Mulyani dalam rapat kabinet yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari yang sama, Minggu (31/8/2025).
Sri Mulyani sendiri kemudian mengonfirmasi kehadirannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, secara tidak langsung menepis isu Sri Mulyani mundur tersebut. Hal ini menjadi bukti konkret bahwa isu tersebut tidak berdasar.
Airlangga Hartarto bahkan secara langsung mengonfirmasi bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memang berada di dalam rapat kabinet. "Ada, ada. Tadi Ibu ada di dalam ikut rapat," ujar Airlangga.
Ia juga menambahkan bahwa dalam rapat tersebut, Sri Mulyani tidak memberikan paparan khusus. Agendanya hanya pengarahan dari Presiden saja, bukan agenda yang berkaitan dengan pengunduran diri atau hal serupa.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah melansir bahwa isu pengunduran diri Sri Mulyani dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan adalah hoaks alias berita palsu.
Potongan video yang menunjukkan Sri Mulyani menyampaikan permohonan maaf, yang digunakan oleh pembuat video hoaks, sebenarnya merupakan bagian dari dokumentasi pidato penutup dalam rapat Pembicaraan Tingkat I RUU APBN 2025 bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR pada 17 September 2024.
Baca Juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani Sebut Guru Adalah Beban Negara? Simak Fakta Sebenarnya!
Dengan demikian, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan juga konfirmasi langsung dari Sri Mulyani Indrawati, ditambah dengan klarifikasi dari Komdigi, secara tegas menepis isu Sri Mulyani mundur dari jabatannya.
Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong yang beredar di media sosial. ****
Editor : Dharaka R. Perdana