RADAR TULUNGAGUNG - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin, 8 September 2025, secara resmi melantik Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi.
Pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, ini menandai babak baru kepemimpinan sektor koperasi di Indonesia.
Pergantian ini merupakan bagian dari perombakan Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo, berdasarkan berbagai pertimbangan dan evaluasi.
Sebelum ditunjuk sebagai menteri penuh, Ferry Juliantono telah menjabat Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) sejak Oktober 2024, mendampingi Budi Arie.
Kini, Ferry mengambil alih kendali penuh atas Kementerian Koperasi, sebuah langkah strategis untuk penguatan ekonomi kerakyatan.
Pergantian Budi Arie Setiadi menjadi sorotan publik mengingat posisi vital kementerian ini.
Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 86 Tahun 2025 dan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 26 P tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih 2024-2029.
Selain posisi Menteri Koperasi yang kini dipegang oleh Ferry Juliantono menggantikan Budi Arie Setiadi, reshuffle kabinet kali ini juga mencakup beberapa kementerian strategis.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan perubahan susunan kabinet pada jabatan Kemenko Polkam, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Baca Juga: Kabinet Merah Putih Jilid II Resmi Diumumkan, Ini Daftar Menteri Baru Pilihan Prabowo
Presiden Prabowo juga akan melantik menteri untuk Kementerian Haji dan Umrah. Selain Menteri Koperasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa perombakan kabinet ini diambil "atas berbagai pertimbangan dan masukan evaluasi" yang dilakukan Presiden Prabowo.
Proses pelantikan di Istana Negara berjalan khidmat, dengan Presiden Prabowo memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti oleh Ferry Juliantono.
Profil Menteri Koperasi Baru: Ferry Juliantono
Ferry Juliantono hadir sebagai figur teknokrat dan politisi yang peduli pada isu ekonomi kerakyatan, koperasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menjabat Wakil Menteri Koperasi sejak Oktober 2024 dan merupakan politikus Partai Gerindra, menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Bidang Penggalangan Massa periode 2020-2025.
Dedikasinya terhadap ekonomi kerakyatan terlihat dari berbagai posisi organisasinya.
Ia adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Tani Indonesia (sejak 2005), Wakil Direktur Pelaksana Induk Koperasi Tani Nelayan (Inkoptan) (sejak 2006), dan Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).
Posisi penting lainnya termasuk:
1. Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (2000-2006)
2. Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (sejak 2006)
3. Ketua Dewan Pengurus Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (sejak 1999)
4. Ketua Dewan Pengawas Induk Koperasi Pondok Pesantren
5. Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (2024-2028).
Baca Juga: Presiden Prabowo Rombak Susunan Kabinet Merah Putih Sore Ini, Menkeu Sri Mulyani Ikut Terlempar?
Secara akademis, Ferry Juliantono meraih gelar sarjana Akuntansi dari Universitas Padjadjaran Bandung pada tahun 1993.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di FISIP Universitas Indonesia, mengambil spesialisasi Ekonomi Politik Internasional, yang berhasil diselesaikannya pada tahun 2006.
Latar belakang akademis ini memperkuat kredibilitasnya dalam memimpin Kementerian Koperasi.
Tanggapan Budi Arie Setiadi dan Agenda Sebelumnya
Di sisi lain, Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi sebelumnya yang juga Ketua Projo, menanggapi perombakan kabinet dengan tenang.
Ia menegaskan bahwa pergantian menteri adalah hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Terkait isu kemungkinan penggabungan kembali Kementerian Koperasi dengan Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), ia kembali menyatakan hal itu adalah hak prerogatif Presiden.
Sebelum dicopot, Budi Arie sempat disebut-sebut dalam kasus judi online, meskipun ia telah membantah terlibat dalam perkara tersebut.
Ia juga diberikan tugas penting untuk menyukseskan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Baca Juga: Sah, Purbaya Yudhi Sadewa Menggantikan Sri Mulyani Sebagai Menteri Keuangan, Ini Rekam Jejaknya
Kementerian Koperasi di bawah kepemimpinannya telah menyiapkan peta jalan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih 2025-2029, bertujuan menjadikan koperasi sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional, dimulai dari tingkat desa.
Perombakan Kabinet Merah Putih ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan dalam sisa masa jabatan 2024-2029.
Dengan dilantiknya Ferry Juliantono, sektor koperasi diharapkan terus tumbuh dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, melanjutkan dan mengembangkan program-program strategis yang telah dicanangkan.
Masyarakat menantikan gebrakan dan arah kebijakan baru dari Menteri Koperasi ini dalam upaya memberdayakan masyarakat melalui koperasi. ****
Editor : Dharaka R. Perdana