Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jokowi Akui Beri Arahan Politik ke PSI di Bali, Komitmen Full Dukung untuk Partai PSI

Shofia Indana Zulfa • Selasa, 14 Oktober 2025 | 23:03 WIB

Jokowi akui beri arahan politik ke elite PSI di Bali. Ia tegaskan dukungan penuhnya untuk partai yang dipimpin sang putra, Kaesang. (m.antaranews.com)
Jokowi akui beri arahan politik ke elite PSI di Bali. Ia tegaskan dukungan penuhnya untuk partai yang dipimpin sang putra, Kaesang. (m.antaranews.com)

RADAR TULUNGAGUNG - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, secara terbuka mengakui telah memberikan arahan politik kepada para petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat menghadiri sebuah acara di Bali beberapa waktu lalu.

Pengakuan ini sekaligus menjadi penegasan atas komitmennya untuk mendukung penuh partai yang kini dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

Arahan tersebut disampaikan oleh Jokowi kepada awak media saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, pada Senin (13/10/2025).

Jokowi menjelaskan bahwa pertemuan di Bali tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan kesempatan di mana ia diminta untuk memberikan arahan tentang kerja-kerja politik di PSI.

Baca Juga: Pemilu 2029 Tiba-tiba Sudah Dekat, Sufmi Dasco Ahmad Dorong Kader Gerindra Segera Panaskan Mesin Politik,

Menurut Jokowi, arahan itu lebih bersifat berbagi pengalaman politik yang pernah ia jalani. Bahkan dia merinci materi yang disampaikan, yakni mengenai pengalaman dan kerja-kerja politik yang ia alami.

Ia juga secara spesifik memaparkan tentang pentingnya kerja-kerja di bawah, berinteraksi langsung dengan rakyat.

"Ya suruh berbicara ya saya bicara gitu saja. Cerita pengalaman, mengenai kerja-kerja politik yang saya alami saya sampaikan," jelas Jokowi kepada media.

Ia memastikan bahwa tidak ada pembahasan lain yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut selain hal-hal yang berkaitan dengan pengalaman dan kerja politik. "Kira-kira itu saja, tidak ada yang lain," tegasnya.

Pengakuan Jokowi bahwa ia memberikan arahan di Bali ini sesuai dengan komitmen yang telah ia sampaikan sebelumnya dalam Kongres PSI.

Dalam kongres itu, Jokowi telah berjanji bahwa ia akan mendukung penuh PSI (full mendukung) dan akan bekerja keras untuk PSI.

Oleh karena itu, permintaannya untuk memberikan arahan tentang kerja politik di PSI saat di Bali adalah bagian dari pemenuhan komitmen tersebut.

Pertemuan di Bali yang menjadi sorotan publik ini dihadiri oleh sejumlah figur penting PSI. Di antara mereka yang hadir adalah Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, Ketua Harian PSI Ahmad Ali, Raja Juli Antoni, Grace Natalie, dan Ronald A. Sinaga.

Kaesang Pangarep sendiri diketahui merupakan putra bungsu dari Presiden Joko Widodo. Sebagai informasi tambahan, kunjungan Presiden Jokowi ke Bali tersebut adalah dalam rangka memenuhi undangan pernikahan Plt Ketua PSI Bali, I Putu Yoga Adi Saputra.

Acara pernikahan tersebut digelar pada Rabu (1/10) di Gianyar, Bali, dan di sela-sela acara tersebutlah Jokowi menyempatkan diri bertemu dengan para elite PSI. 

 

Baca Juga: Mengurai Carut-Marut DPR-DPRD: Mencari Solusi agar Benar-Benar Mewakili Rakyat

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Jokowi tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menegaskan kembali janjinya.

Janji yang dimaksud adalah janji yang disampaikan di kongres untuk bekerja keras demi meloloskan PSI ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Pemilu 2029.

Raja Juli juga menekankan rasa syukurnya, menyatakan bahwa Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus untuk membesarkan PSI, sebagaimana yang telah dijanjikan olehnya pada saat Kongres PSI.

Menurut Jokowi, arahan yang diberikan kepada PSI adalah murni mengenai aspek kerja politik dan pengalaman yang ia miliki.

Dengan adanya arahan dan janji dukungan penuh serta janji untuk bekerja keras demi PSI, Presiden Jokowi memberikan momentum signifikan bagi PSI dalam upaya mereka untuk lolos ke DPR pada 2029.

Penegasan Jokowi ini menyoroti bagaimana pengalaman politik level tinggi dapat ditransfer kepada PSI, khususnya dalam hal strategi kerja-kerja di tingkat akar rumput dan interaksi dengan rakyat.

Pengakuan bahwa ia akan "full mendukung PSI" dan "bekerja keras untuk PSI" menunjukkan bahwa komitmen Presiden Jokowi terhadap PSI adalah serius dan berjangka panjang, melampaui sekadar pertemuan informal di sela-sela acara.

Dukungan ini menjadi modal politik yang penting bagi PSI untuk menghadapi tantangan elektoral mendatang.

Secara keseluruhan, Presiden Joko Widodo menggarisbawahi bahwa kehadirannya dan arahannya di Bali adalah konsekuensi logis dari komitmennya untuk mendukung PSI secara total.

Ia menegaskan bahwa segala yang disampaikannya adalah murni berbagi pengalaman kerja politik, termasuk kerja-kerja di tengah masyarakat. Hal ini sekaligus membantah adanya pembahasan lain di luar konteks tersebut. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#joko widodo #Partai Solidaritas Indonesia (PSI) #jokowi #psi #kaesang pangarep