TULUNGAGUNG - Istilah 9 naga Indonesia kembali menjadi perbincangan publik, terutama di media sosial dan berbagai kanal informasi digital. Sebutan 9 naga Indonesia sering digunakan untuk menggambarkan kelompok konglomerat besar yang dianggap memiliki pengaruh kuat terhadap perekonomian nasional.
Bagi sebagian masyarakat, 9 naga Indonesia merujuk pada para pengusaha yang mengendalikan berbagai perusahaan besar di tanah air. Mereka disebut memiliki jaringan bisnis luas yang menjangkau sektor keuangan, properti, industri makanan, transportasi, hingga teknologi.
Meski begitu, istilah 9 naga Indonesia sebenarnya bukanlah kelompok resmi atau organisasi bisnis tertentu. Daftar nama yang disebut sebagai bagian dari kelompok ini pun kerap berbeda-beda tergantung sumber informasi yang beredar.
Baca Juga: Vespa Elettrica Resmi Diuji Jalan, Skuter Listrik Premium dengan Jarak Tempuh Hingga 100 Km
Namun, ada beberapa nama pengusaha besar yang sering disebut sebagai bagian dari 9 naga Indonesia karena pengaruh dan skala bisnis mereka yang sangat besar.
Budi Hartono, Pengusaha Terkaya Indonesia
Salah satu tokoh yang paling sering dikaitkan dengan 9 naga Indonesia adalah Robert Budi Hartono. Ia dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia selama lebih dari satu dekade.
Budi Hartono merupakan pemilik PT Djarum, salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Selain itu, ia juga memiliki saham besar di Bank Central Asia (BCA), salah satu bank swasta terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Gogoro 3 Series, Motor Listrik dengan Jarak Tempuh Hingga 170 Km dan Fitur Canggih
Tak hanya bergerak di sektor perbankan dan industri rokok, jaringan bisnisnya juga mencakup berbagai perusahaan lain seperti PT Sarana Menara Nusantara Tbk serta PT Supra Boga Lestari Tbk.
Berkat jaringan bisnis tersebut, Budi Hartono sempat menempati peringkat tinggi dalam daftar orang terkaya dunia versi majalah ekonomi internasional.
Rusdi Kirana dan Bisnis Maskapai Lion Air
Nama berikutnya yang juga sering disebut dalam daftar 9 naga Indonesia adalah Rusdi Kirana. Ia dikenal sebagai pendiri maskapai penerbangan Lion Air Group.
Perusahaan ini berkembang menjadi salah satu jaringan maskapai terbesar di Asia Tenggara. Selain Lion Air, grup ini juga membawahi beberapa maskapai lain seperti Wings Air, Batik Air, hingga Malindo Air.
Lion Air Group bahkan telah memperluas operasionalnya ke berbagai negara, termasuk Malaysia dan Thailand, dengan ratusan rute penerbangan yang melayani lebih dari 100 destinasi.
Sofjan Wanandi dan Santini Group
Pengusaha senior Sofjan Wanandi juga sering disebut sebagai bagian dari 9 naga Indonesia. Ia merupakan pendiri Santini Group yang sebelumnya dikenal sebagai Gemala Group.
Perusahaan ini bergerak di berbagai sektor seperti otomotif, infrastruktur, sumber daya alam, hingga pengembangan properti.
Santini Group bahkan telah mengembangkan bisnisnya hingga ke berbagai negara dan memiliki jaringan perusahaan yang beroperasi di beberapa benua.
Edward Suryajaya dan Dunia Bisnis Keuangan
Edward Suryajaya juga termasuk nama yang kerap disebut dalam daftar tersebut. Ia merupakan putra dari William Suryajaya, pendiri perusahaan otomotif raksasa PT Astra International.
Dalam perjalanan kariernya, Edward pernah mendirikan Bank Summa pada tahun 1990. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai direktur di Ortus Group yang bergerak di bidang medis dan telematika.
Jaob Sutoyo dan Bisnis Properti
Nama Jaob Sutoyo juga sering dikaitkan dengan 9 naga Indonesia. Ia dikenal sebagai Presiden Direktur PT Gesit Saran Perkasa.
Perusahaan ini terlibat dalam berbagai proyek properti besar, termasuk pembangunan hotel mewah di kawasan Jakarta.
Baca Juga: Sempat Dicari Ibunya, Bocah 7 Tahun di Tulungagung Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Lele Warga
Selain itu, Jaob Sutoyo juga dikenal memiliki jaringan internasional yang kuat serta aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan hubungan internasional dan diplomasi bisnis.
James Riady dari Lippo Group
Tokoh lain yang sering disebut adalah James Riady. Ia merupakan putra dari Mochtar Riady, pendiri konglomerasi besar Lippo Group.
Lippo Group merupakan salah satu perusahaan terbesar di Asia yang bergerak di berbagai sektor, seperti properti, ritel, perhotelan, kesehatan, pendidikan, teknologi digital, hingga layanan keuangan.
Skala bisnis yang sangat luas membuat nama James Riady sering masuk dalam daftar tokoh berpengaruh dalam dunia bisnis Indonesia.
Tommy Winata dan Artha Graha Group
Pengusaha Tommy Winata juga sering disebut sebagai bagian dari 9 naga Indonesia. Ia adalah pendiri Artha Graha Group, perusahaan yang bergerak di sektor properti, keuangan, agroindustri, dan perhotelan.
Selain itu, grup bisnisnya juga merambah sektor lain seperti pertambangan, media hiburan, ritel, teknologi informasi, hingga telekomunikasi.
Jaringan bisnis yang luas tersebut membuat Tommy Winata dikenal sebagai salah satu pengusaha berpengaruh di Indonesia.
Anthony Salim dan Salim Group
Nama Anthony Salim juga hampir selalu muncul dalam pembahasan 9 naga Indonesia. Ia merupakan anak dari Sudono Salim, pendiri Salim Group.
Perusahaan ini memiliki berbagai lini bisnis besar, mulai dari industri makanan melalui Indofood, ritel melalui Indomaret, hingga berbagai sektor lainnya.
Di bawah kepemimpinannya, Salim Group berhasil berkembang menjadi salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia.
Dato Sri Tahir dan Mayapada Group
Nama terakhir yang sering dikaitkan dengan 9 naga Indonesia adalah Dato Sri Tahir, pendiri Mayapada Group.
Perusahaan ini awalnya bergerak di bidang perdagangan barang konsumsi pada akhir 1980-an. Namun seiring waktu, Mayapada Group berkembang ke berbagai sektor lain seperti perbankan, kesehatan, perhotelan, properti, media, hingga energi.
Hingga kini, istilah 9 naga Indonesia masih menjadi perdebatan karena tidak ada daftar resmi yang benar-benar menetapkan siapa saja anggotanya.
Namun yang pasti, para tokoh tersebut merupakan pengusaha besar yang memiliki pengaruh kuat dalam perkembangan ekonomi dan dunia bisnis Indonesia.
Editor : Axsha Zazhika