Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Muscab PKB Tulungagung 2026, Delapan Nama Kandidat Ketua DPC Diserahkan ke DPP tanpa Voting

Sandy Sri Yuwana • Senin, 30 Maret 2026 | 11:39 WIB
Delapan nama yang telah dikantongi sebagai bakal calon ketua DPC PKB Tulungagung.
Delapan nama yang telah dikantongi sebagai bakal calon ketua DPC PKB Tulungagung.

RADAR TULUNGAGUNG – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tulungagung digelar, Minggu (29/3) pagi, di Barata Convention Hall. Agenda utama forum lima tahunan itu adalah penjaringan calon ketua DPC PKB Tulungagung dengan mekanisme berbeda dari sebelumnya.

Jika sebelumnya penentuan ketua dilakukan melalui voting terbuka, kali ini PKB menerapkan sistem usulan nama ke DPP. Selanjutnya, DPP PKB akan melakukan serangkaian penilaian, mulai dari uji kelayakan, wawancara, hingga tes psikologi sebelum menetapkan ketua definitif.

Sidang muscab dipimpin Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal. Sementara posisi ketua sidang dipegang Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Thoriqul Haq dan sekretaris sidang dari unsur pengurus DPW PKB Jatim.

Baca Juga: Bangkit Pascapandemi, Pertumbuhan Ekonomi Tulungagung Tembus 5,75 Persen dan Jadi Rekor 12 Tahun

Berdasarkan berita acara Nomor 05/BA/Muscab/III/2026, terdapat delapan nama yang telah dikantongi sebagai bakal calon ketua DPC PKB Tulungagung.

Mereka adalah Ali Munib, Fuad Azhari, Khamim, Choirurrohim, Muhlason, Adib Makarim, Ali Masrup, dan Mulyono Susanto. Mayoritas merupakan anggota DPRD Tulungagung, serta tokoh internal partai.

Ketua DPC PKB Tulungagung Achmad Syafi’i dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan muscab diikuti lengkap oleh seluruh struktur partai. Mulai dari 19 PAC, jajaran pengurus DPC, hingga fraksi di DPRD.

“Alhamdulillah, semua unsur hadir dan siap melaksanakan muscab,” ujarnya.

Baca Juga: WFH Jadi Kajian Serius di Pemkab Tulungagung, tapi Pelaksanaannya Masih Menunggu Surat Edaran Pemerintah

Dia juga memaparkan capaian elektoral PKB di Tulungagung yang mengalami peningkatan signifikan. Pada Pemilu 2019, PKB memperoleh tujuh kursi DPRD, sedangkan pada Pemilu 2024 naik menjadi sembilan kursi.

“Ini capaian luar biasa. Kita bertekad ke depan bisa melipatgandakan perolehan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jatim Thoriqul Haq menegaskan, mekanisme tanpa voting dipilih untuk menjaga soliditas internal partai. Menurutnya, pola lama kerap memicu konflik horizontal antarkader.

“Sekarang kita tidak ada voting. Semua melalui mekanisme usulan dan penilaian. Tujuannya menjaga kekompakan,” jelasnya.

Baca Juga: Halalbihalal Pemkab Tulungagung Usai Lebaran, Bupati Gatut Sunu Tekankan Kekompakan ASN dan Percepatan Pembangunan

Dia menambahkan, proses seleksi oleh DPP akan dilakukan secara komprehensif, termasuk tes psikologi untuk mengetahui karakter calon pemimpin.

“Nanti akan terlihat mana yang sabar, mana yang emosional. Semua diuji, termasuk wawancara langsung,” imbuhnya.

Cak Thoriq -sapaan akrabnya- juga menegaskan, PKB berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat, termasuk melalui kebijakan strategis seperti Undang-Undang Pesantren yang dinilai memberi manfaat besar bagi kalangan pesantren.

Muscab PKB Tulungagung menjadi bagian dari rangkaian muscab serentak di Jawa Timur yang digelar atas instruksi DPP PKB. Hasil akhir penentuan ketua DPC akan ditetapkan langsung oleh DPP setelah seluruh tahapan seleksi rampung. (sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#dpp pkb jatim #PKB Tulungagung #partai politik #muscab #dprd