Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kasus Korupsi Kuota Haji 2024 Makin Panas, KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kemenag ke Pansus Haji DPR

M. Helmi Nurhisam • Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:05 WIB
KPK mendalami dugaan aliran uang Kemenag ke Pansus Haji DPR dalam penyidikan kasus korupsi kuota haji 2024. (Pinterest)
KPK mendalami dugaan aliran uang Kemenag ke Pansus Haji DPR dalam penyidikan kasus korupsi kuota haji 2024. (Pinterest)

Radar Tulungagung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024. Kali ini, fokus penyidik mengarah pada dugaan aliran dana dari petinggi Kementerian Agama (Kemenag) kepada Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI.

Dugaan tersebut didalami melalui pemeriksaan mantan Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas periode 2022-2024 sekaligus Bendahara PBNU, Muhammad Nuruzzaman. Pemeriksaan dilakukan setelah penyidik memperoleh sejumlah informasi terkait dugaan pemberian uang dalam perkara korupsi kuota haji 2024.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pendalaman terhadap Muhammad Nuruzzaman dilakukan untuk memperjelas informasi yang sebelumnya telah dikantongi penyidik mengenai dugaan aliran dana dari pihak Kementerian Agama kepada Pansus Haji DPR RI.

Baca Juga: Murah Tapi Fitur Melimpah, Indomobil eMotor Quty Pro Punya NFC, TCS dan HSA, Jarak Tempuh Tembus 135 Km

KPK Kantongi Informasi Dugaan Pemberian Uang

Menurut Budi Prasetyo, pemeriksaan saksi dilakukan untuk mengonfirmasi berbagai informasi yang telah diperoleh dalam proses penyidikan.

KPK disebut telah mendapatkan keterangan mengenai dugaan adanya pemberian uang dari pihak Kementerian Agama kepada Pansus Haji DPR. Oleh sebab itu, penyidik memerlukan klarifikasi dari para saksi agar konstruksi perkara menjadi lebih jelas.

Pendalaman terhadap para saksi dilakukan untuk mengetahui bagaimana dugaan pemberian tersebut terjadi dan siapa saja pihak yang terlibat.

Baca Juga: Bulan Sura di Tebing Cemundil Kalibatur Tulungagung, Tradisi Warga yang Dongkrak Wisata dan UMKM Desa

Anggota Pansus Haji DPR Berpotensi Dipanggil

Dalam keterangannya, Budi Prasetyo juga tidak menutup peluang bagi penyidik untuk memanggil anggota Panitia Khusus Haji DPR RI.

Langkah tersebut dinilai penting apabila diperlukan untuk membuat terang perkara yang sedang ditangani. KPK menegaskan bahwa setiap pihak yang dianggap mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan perkara dapat dimintai keterangan.

Pemanggilan anggota Pansus Haji DPR masih menjadi salah satu opsi yang terbuka seiring perkembangan penyidikan.

Gus Alex Juga Jalani Pemeriksaan

Pada hari yang sama, mantan Staf Khusus Menteri Agama lainnya, Isfah Abidal Aziz atau yang dikenal dengan nama Gus Alex, juga menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Gus Alex mengaku mengenal Muhammad Nuruzzaman. Dalam pemeriksaannya, penyidik mengonfirmasi sejumlah informasi terkait dugaan aliran dana dari Kementerian Agama kepada Pansus Haji DPR.

Keterangan dari para saksi tersebut menjadi bagian dari upaya KPK untuk mencocokkan informasi yang telah diperoleh sebelumnya.

Penyidikan Masih Terus Berjalan

KPK memastikan penyidikan dugaan korupsi kuota haji 2024 masih terus berlangsung. Penyidik akan terus memanggil saksi-saksi yang dianggap mengetahui perkara guna memperkuat alat bukti.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Dugaan adanya aliran dana kepada pihak tertentu juga menjadi salah satu aspek penting yang sedang ditelusuri KPK.

Hingga kini, lembaga antirasuah tersebut masih terus mengumpulkan bukti dan mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tahun 2024.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Muhammad Nuruzzaman #Pansus Haji DPR #Kementerian Agama R #kpk #korupsi kuota haji 2024