Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Desa Kalidawir Selain Jadi Desa Mandiri, Juga Unggul di Sektor Peternakan Ayam Arab Petelur

Anggi Septian A.P. • Jumat, 25 Agustus 2023 | 19:31 WIB
BERGIZI : Ternak ayam Arap petelur menjadi salah satu potensi yang dimiliki Desa Kalidawir.
BERGIZI : Ternak ayam Arap petelur menjadi salah satu potensi yang dimiliki Desa Kalidawir.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Desa Kalidawir, Kecamatan Kalidawir, menyandang predikat Desa Mandiri dari awal 2022. Desa Kalidawir menyandang predikat Desa Mandiri, selain banyaknya pencapaian yang sudah diraih, juga salah satunya memiliki akses jalan yang mudah dijangkau untuk menuju fasilitas pendidikan, yakni SMAN 1 Kalidawir dan SMPN 1 Kalidawir. Selain itu, juga mudahnya menjangkau fasilitas kesehatan ke Puskesmas Kalidawir, serta akses perekonomian masyarakat dengan adanya pasar tradisional. Sebelum mendapatkan predikat Desa Mandiri, Pemdes Kalidawir juga banyak melakukan perjuangan dari berbagai aspek, seperti akses jalan, pertanian, dan meningkatkan kualitas SDM, sehingga bisa membentuk kelompok UMKM.

Desa Kalidawir memiliki 4 wilayah dusun, yakni Dusun Kalidawir, Dusun Krandegan, Dusun Boto, dan Dusun Nganggrek. “Desa Kalidawir memiliki potensi unggulan dalam bidang peternakan ayam Arab petelur dan bebek petelur yang sangat besar,” ungkap Sekdes Kalidawir Didik Purnomo (42). Potensi yang dimiliki masyarakat Dusun Boto itu sudah berjalan sejak 1990. Berawal dari seorang warga yang mencoba wirausaha ternak ayam petelur, lalu sukses dan diikuti warga lainnya.Hasilnya dapat mengangkat perekonomian masyarakat Dusun Boto, karena didukung lingkungan yang sangat cocok.

Ayam Arab salah satu potensi yang dimiliki Desa Kalidawir
Ayam Arab salah satu potensi yang dimiliki Desa Kalidawir

Saat ini, mayoritas perekonomian warga Dusun Boto ditopang hasil beternak ayam Arab petelur dan bebek petelur dengan sistem mandiri yang tergabung dalam Kelompok Ternak Sejati. Awal terbentuk pada 18 Februari 2011, awalnya hanya 20 orang yang menjadi anggota Kelompok Ternak Sejati dan kini anggotanya sudah merata di Dusun Boto. Menurut Ketua Kelompok Ternak Sejati Wisnu Adhi Prasetyo, setiap peternak memelihara ayam Arab petelur sekitar 5.000 ekor dan bisa menghasilkan 3.000 butir telur setiap harinya dengan harga berkisar Rp 1.900 per butir.

Hasil produksi telur dari Desa Kalidawir didistribusikan keluar kota, seperti Salatiga, Surabaya, Bali, hingga Medan.Masa produktif ayam Arab petelur ini maksimal 28 bulan dan pemeliharaannya lebih mudah. “Sebab, daya tahan ayam Arab ini lebih kuat dan jika dikalkulasi harga jualnya saat masuk masa afkir, lebih menguntungkan harga ayam Arab,” jelas Wisnu. Seperti diketahui, Kelompok Ternak Sejati pernah meraih penghargaan, seperti Juara 2 Lomba Kelompok Budidaya Ayam Buras tingkat Kabupaten Tulungagung pada 2011, Juara 2 Lomba Kelompok Budidaya Ayam Buras tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2014, dan Juara 1 Lomba Kelompok Budidaya Ayam Buras tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2015.

Salah satu peternak Ayam Arab yang ada di Kalidawir
Salah satu peternak Ayam Arab yang ada di Kalidawir

Saat ini, Pemdes Kalidawir mengutamakan program pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur dan bidang kesehatan, agar generasi penerus Desa Kalidawir lebih baik, lebih maju, dan berkembang. “Hingga nantinya bisa melestarikan kemajuan Desa Kalidawir yang saat ini kami perjuangkan,” jelas Kades Kalidawir Sujarwo. Pemdes Kalidawir juga selalu berinovasi dalam kemajuan zaman, serta memaksimalkan program-program yang ada agar kemajuan dan perkembangan Desa Kalidawir menjadi nyata bagi generasi penerus. (rin/ynu)

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#desa mandiri #tulungagung #Desa Kalidawir #potensi desa