Angkat Konflik Lingkungan Pelajar

Matlaul Ngainul Aziz • Dipublikasikan Jumat, 4 Oktober 2024 | 19:57 WIB
PERCAYA: Tim Duta Cinema saat melakoni peran dengan menggunakan kendaraan Yamaha Fazzio
PERCAYA: Tim Duta Cinema saat melakoni peran dengan menggunakan kendaraan Yamaha Fazzio

KOTA, Radar Tulungagung – Duta Cinema pilih genre drama komedi untuk unjuk gigi pada ajang Ratu Film Festival (RFF) 2024. Tentu pemilihan genre film ini agar penonton dapat menikmati jalan cerita film dengan mudah. Apalagi, konflik yang diangkat merupakan masalah yang akrab terjadi di lingkungan pelajar.

Koordinator Duta Cinema, Neysa Felicia Kesuma mengatakan, kini progres pengerjaan film yang akan dilombakan pada ajang Ratu Film Festival 2024 sudah pada tahap pengambilan gambar untuk penutup film. Tak hanya itu, tim editor juga telah mulai memberikan sentuhan editing pada banyak scene yang telah diambil.

Sebelum memulai pengerjaan film, pihaknya melakukan diskusi bersama seluruh tim. Setelah premis cerita disepakati, penulis naskah mulai membuat skenario yang akan digunakan. “Selama berjalannya pembuatan naskah, ada beberapa kali pertemuan untuk berdiskusi mengenai revisi dan kekurangan pada naskah,” jelasnya kemarin (3/10).

Selama pembuatan naskah, tim Duta Cinema sempat berdiskusi soal revisi naskah. Tentu hal ini dilakukan agar hasil film yang diproduksi nantinya dapat berjalan sesuai apa yang telah disepakati seluruh tim.

Tak hanya itu, dalam penyusunan naskah, pihaknya juga sempat menonton beberapa film yang pernah mendapatkan juara di tahun sebelumnya. Dengan menonton beberapa

SERIUS: Pilih genre drama komedi, tim Duta Cinema beradu akting dengan membawa koran Jawa Pos Radar Tulungagung
SERIUS: Pilih genre drama komedi, tim Duta Cinema beradu akting dengan membawa koran Jawa Pos Radar Tulungagung

film ini, menurutnya akan memberikan beberapa referensi agar film yang akan diproduksi dapat berjalan dengan maksimal. “Kami juga sempat dikumpulkan dengan pembina untuk menonton beberapa hasil film yang pernah mendapat juara di tahun-tahun sebelumnya sebagai referensi untuk film kami,” ucapnya.

Diketahui, dalam pembuatan film untuk ajang Ratu Film Festival 2024 ini, tim Duta Cinema membagi tugas ke masing-masing anggota tim. Seperti, tim desain grafis ditugaskan untuk membuat properti yang akan digunakan ketika syuting atau pengambilan gambar. Kemudian, beberapa anggota lainnya mencari produk yang juga akan ditampilkan pada film. Sisanya menyiapkan properti seperti kamera, tripod, dan mikrofon. “Ketika naskah skenario sudah selesai, kami mulai untuk menentukan, menyesuaikan jadwal, dan mulai ke proses syuting,” paparnya.

Disinggung ihwal kendala dalam pembuatan film, dia mengaku sempat merombak total skenario yang telah dikerjakan. Alasannya, ketika skenario pertama telah selesai, tim merasa bahwa naskah terlalu panjang. Alhasil pihaknya memutuskan untuk konsultasi dengan guru pembimbing.

Pada waktu itu, pihaknya kembali diberikan beberapa contoh film yang dapat memberi referensi untuk kelanjutan skenario. Setelah melihat beberapa referensi dan diskusi singkat, skenario pertama yang dibuat dirombak total. “Belum lagi soal bentrokan jadwal, karena kami memiliki kesibukan yang berbeda-beda. Jadi sulit untuk menyesuaikan dengan jadwal syuting,” ungkapnya.

Diketahui, tim Duta Cinema sepakat untuk mengerjakan film genre drama komedi pada ajang RFF tahun ini. Pemilihan genre ini tak lain lantaran ingin menyampaikan pesan moral melalui film yang ringan untuk ditonton dan dinikmati. Harapannya dengan film ini penonton dapat menerima emosi yang disajikan. Tidak hanya itu, konflik yang diangkat merupakan masalah yang sering terjadi di lingkungan pelajar. Utamanya pada generasi pelajar masa kini. “Beberapa masalah, pesan moral dalam cerita kami, bisa memperkenalkan, menyadarkan, dan memotivasi para penonton pada masalah yang sering terjadi di lingkungan pelajar generasi masa kini,” pungkasnya. (ziz/c1/rka)

Editor : Nance Arsita
Sumber : Radar Tulungagung
radar tulungagung eventradartulungagung Ratu Film Festival 2024