TULUNGAGUNG – Prestasi membanggakan diraih siswa SMAN 1 Kedungwaru dalam ajang Reels Creative Challenge with Fazzio yang digelar Radar Tulungagung.
Pada penganugerahan yang berlangsung di SMAN 1 Kedungwaru, Jumat (17/4), tim siswa sekolah tersebut berhasil meraih juara Terbaik 1.
Kepala SMAN 1 Kedungwaru, Khabib Sholeh, menyampaikan apresiasi kepada Radar Tulungagung yang telah mengadakan kegiatan kreatif bagi para pelajar. Menurutnya, kegiatan ini mampu memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan inovatif.
“Terima kasih kepada Radar Tulungagung yang telah mengadakan kegiatan ini. Kami sangat bersyukur salah satu nominasi bahkan juaranya berasal dari SMA kami,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat mendorong semangat belajar siswa sekaligus meningkatkan kreativitas mereka di bidang konten digital.
“Kegiatan ini sangat apresiatif bagi anak-anak agar memiliki semangat tinggi untuk belajar. Selain itu juga menjadi kesempatan kolaborasi yang baik antara sekolah dengan Radar Tulungagung,” tambahnya.
Khabib berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan ke depan karena memberikan manfaat besar bagi para pelajar dalam mengembangkan inovasi serta membangun jati diri.
“Harapan kami kegiatan ini bisa terus berlangsung karena sangat bermanfaat untuk anak-anak dalam meningkatkan inovasi dan kreativitas mereka,” jelasnya.
Sementara itu, juara Terbaik 1 diraih oleh tim Argista Nanda Putra Pratama dan Zaki Alfian dari SMAN 1 Kedungwaru.
Keduanya mengaku tidak menyangka bisa meraih posisi terbaik dalam kompetisi tersebut.
“Awalnya kaget dan tidak menyangka. Setelah diumumkan rasanya campur aduk sampai sempat menangis,” ungkap Argista.
Ia menceritakan proses pembuatan video tidaklah mudah. Proses syuting dilakukan saat bulan puasa dengan waktu yang terbatas karena harus menyesuaikan dengan jadwal sekolah.
“Kami syuting saat puasa, waktunya terbatas karena juga sekolah. Panas dan haus juga, tapi kami tetap berusaha menyelesaikan videonya,” katanya.
Di balik proses tersebut, Argista juga mengaku sempat mengalami duka karena salah satu anggota keluarganya meninggal dunia. Namun ia tetap berusaha menyelesaikan karya bersama timnya.
Ia pun mempersembahkan kemenangan ini untuk keluarga, teman kru, guru pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan.
“Ini untuk nenek saya, juga untuk teman-teman kru saya Ismi dan Dini, guru pendamping Bu Haki, serta orang tua yang selalu mendukung,” ujarnya.
Baca Juga: 3 HP Samsung RAM 8/256 GB Terbaik 2026 Rasa Flagship, Galaxy A36 hingga S25 FE Paling Worth It
Ke depan, ia berharap adik kelasnya dapat mengikuti jejak mereka dan bahkan mampu menghasilkan karya yang lebih kreatif dan inovatif.
“Semoga adik-adik kelas bisa lebih kreatif lagi dan menghasilkan ide yang lebih bagus dari kami,” tutupnya.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.