KOTA, Radar Tulungagung - Pergelaran wayang kulit rutin, dalam rangka tirakatan malam jemuah, dikejutkan oleh kedatangan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, malam ini (17/4).
Tak hanya nonton wayang, Bupati Gatut Sunu juga memberi motivasi dan tali asih kepada para dalang muda yang tergabung dalam Pakumpulan Dhalang Anom Tulungagung (Pakudhatu).
Pergelaran wayang kulit yang diselenggarakan di Pendapa Kanjengan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, yang berkolaborasi dengan Pakudhatu.
Kepada Radar Tulungagung, Bupati Gatut Sunu mengatakan, kegiatan kesenian dan kebudayaan seperti ini harus terus dilestarikan.
Karena kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan rasa cinta kepada kebudayaan.
Apalagi berkolaborasi dengan dalang-dalang mudanya Tulungagung.
"Nguri-nguri budaya Jawa. Karena siapa lagi yang menjamin kelestarian budaya seperti ini kalau bukan anak-anak muda ini yang melestarikan," ungkapnya.
Bupati Tulungagung juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung terselenggaranya acara kebudayaan seperti ini.
Dia menekankan yang terpenting adalah membawa dampak positif untuk kemajuan Kabupaten Tulungagung.
"Pergelaran dalang-dalang muda Tulungagung ini sangat luar biasa," pungkasnya
Menurut pantauan koran ini, masyarakat sekitar terlihat antusias menyaksikan pagelaran wayang kulit tersebut.
Sejak pukul 19.00 dimulainya acara, warga sekitar mulai berdatangan untuk menonton aksi para dalang-dakang muda kota marmer ini.
Dengan mengusung lakon Dewa Budha, pagelaran tersebut sukses memukau seluruh penonton.
Editor : Sandy Sri Yuwana