Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dukun Bayi dan Jamu di Tulungagung jadi Warisan Pengobatan Tradisional yang Tetap Hidup

Yoga Dany Damara • Selasa, 27 Mei 2025 | 03:27 WIB

 

ilustrasi Dukun Bayi
ilustrasi Dukun Bayi

TULUNGAGUNG- Di tengah modernisasi dan kemajuan teknologi medis, kehadiran pengobatan tradisional seperti dukun bayi dan jamu di Tulungagung tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Tradisi ini bukan hanya sekadar pilihan alternatif, melainkan sebuah warisan budaya yang kaya makna dan nilai-nilai kearifan lokal di Tulungagung.

Dukun bayi, atau yang biasa disebut “paraji” oleh masyarakat Tulungagung, adalah sosok yang dipercaya untuk menangani proses kelahiran dan perawatan bayi sejak zaman dahulu.

Keahliannya tidak hanya dalam membantu persalinan secara alami, tetapi juga dalam menjaga kesehatan bayi dan ibu dengan metode tradisional.

Di Tulungagung, dukun bayi masih dipercaya banyak keluarga, terutama di daerah pedesaan, karena pendekatan personal dan pemahaman mendalam tentang kondisi tubuh manusia secara alami.

Mereka menggunakan metode herbal, pijat bayi, dan ritual-ritual yang diyakini membawa keberkahan serta menjaga keselamatan bayi dan ibu.

Jamu adalah minuman tradisional yang dibuat dari berbagai bahan alami seperti rempah, akar, daun, dan bunga.

Di Tulungagung, jamu bukan sekadar minuman penghilang lelah, tapi juga sebagai obat untuk berbagai macam penyakit ringan hingga kronis.

Setiap resep jamu biasanya diwariskan turun-temurun, dan setiap dukun atau pengrajin jamu punya racikan khusus yang dipercaya ampuh.

Jamu berfungsi sebagai penyeimbang tubuh, meningkatkan daya tahan, dan membantu pemulihan secara alami tanpa efek samping kimiawi.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Goresan Makna di Balik Melukis Makhluk Bernyawa 

Mengapa pengobatan tradisional ini masih bertahan di era modern? Salah satu alasannya adalah kedekatan dukun bayi dengan masyarakat dan kemudahan akses pengobatan tradisional.

Selain itu, masih ada kepercayaan kuat terhadap khasiat alami jamu yang sudah terbukti turun-temurun. (*)

 

 

 

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #jamu #modernisasi #dukun bayi