Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Desa Keboireng Tulungagung Diapit Dua Gunung Misterius, Gelar Upacara Adat untuk Jaga Hubungan Baik dengan "Tetangga Atas "

Rinto Wahyu Hidayat • Minggu, 8 Juni 2025 | 00:30 WIB
Gunung Tanggul, di Desa Keboireng, Besuki, Tulungagung,  katanya sakti, penuh aura mistis. Warga percaya dulu tempat ini jadi markas rahasia para leluhur dan pejuang zaman dulu.
Gunung Tanggul, di Desa Keboireng, Besuki, Tulungagung, katanya sakti, penuh aura mistis. Warga percaya dulu tempat ini jadi markas rahasia para leluhur dan pejuang zaman dulu.

TULUNGAGUNG - Bayangkan ada sebuah desa mungil yang hidupnya kayak sandwich dijepit dua gunung dari kanan dan kiri. Itulah Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung. 

Desa Keoireng di selatan Tulungagung yang terhimpit elegan di antara Gunung Tanggul dan Gunung Narang, seperti anak tengah yang selalu jadi penengah, tapi justru paling kuat menanggung segalanya.

Berikut sekilas tentang Desa Keoireng Tulungagung yang baru-baru ini viral gara-gara temuan serpihan emas di sungai.     

Gunung Tanggul dan Gunung Narang: Duo Legendaris

Di sebelah timur, berdirilah Gunung Tanggul. Gunung ini katanya sakti, penuh aura mistis. Warga percaya dulu tempat ini jadi markas rahasia para leluhur dan pejuang zaman dulu.

Kalau kamu naik ke sana, bisa jadi kamu ketemu batu bertapa, mata air abadi, atau sinyal HP yang tiba-tiba ilang, lebih horor dari cerita rakyat.

Di barat, ada Gunung Narang. Gunung ini nggak kalah misterius. Katanya, ini jalur VIP zaman kerajaan dulu.

Ada batu-batu aneh, pahatan kuno, dan kadang suara gamelan yang entah dari mana asalnya.

Serius! Atau mungkin cuma suara ringtone HP warga yang masih pakai nada polifonik.

Keboireng Hidup di Tengah Tekanan, Tapi Tetap Tersenyum

Meski terhimpit, warga Keboireng hidup damai.

Mereka berkebun, bertani, dan ngopi sambil nonton gunung dari dua sisi. Tanahnya subur, hasil panennya melimpah.

Padi, jagung, sayur mayur? Ada semua. Bahkan katanya, sayur di sini bisa bikin kamu auto sehat dan bahagia asal dimasak sama ibu-ibu warung deket masjid.

Warga juga rutin gelar upacara adat. Ada kenduri gunung buat jaga hubungan baik sama “tetangga atas” alias penunggu gunung.

Kalau nggak diundang, katanya si penunggu bisa ngambek dan kirim angin puting beliung. Jadi ya, mending kasih tumpeng sekalian.

Pemerintah desa mulai mikir: kenapa nggak sekalian dijual jadi wisata? Trekking naik gunung sambil denger cerita horor dari sesepuh desa? Bisa! Mau napak tilas jejak leluhur?

Ayo! Bahkan kamu bisa foto-foto di batu bertapa sambil pura-pura jadi tokoh film kolosal.

Dan jangan lupakan oleh-olehnya: kopi lereng gunung yang aromanya bisa bikin kamu lupa mantan, dan kerajinan bambu yang cocok buat pajangan atau buat usir nyamuk 'kalau dibakar'. (rin)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #Gunung Tanggul #tambang emas #desa keboireng #mistis #Gunung Narang