Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sederet Budaya yang Sudah Hilang dari Muka Dunia dan Cara Menyelamatkan Warisan Lainnya

Naufal Shafa Diya • Senin, 13 Oktober 2025 | 03:56 WIB

 

Budaya-Budaya yang Sudah Hilang di Dunia dan Cara untuk Mencegahnya
Budaya-Budaya yang Sudah Hilang di Dunia dan Cara untuk Mencegahnya

RADAR TULUNGAGUNG - Budaya adalah identitas yang membentuk jati diri suatu bangsa di dunia.

Sayangnya, globalisasi, modernisasi, dan kurangnya pelestarian membuat banyak budaya di dunia hilang begitu saja.

Hilangnya budaya berarti hilangnya sejarah, tradisi, bahkan kearifan lokal yang tak tergantikan. Berikut contoh budaya-budaya yang sudah hilang di dunia

Baca Juga: Meresapi Makna Peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober, Simbol Identitas dan Kebanggaan Bangsa

1. Bahasa Kuno yang Punah

Setiap beberapa dekade, puluhan bahasa hilang karena tidak ada lagi penuturnya. Contohnya bahasa Eyak di Alaska yang punah pada 2008.

2. Tradisi Mumi di Mesir Kuno

Proses mumifikasi yang dahulu menjadi simbol peradaban Mesir kini hanya tersisa di museum dan catatan sejarah.

3. Tarian Suci Suku Asli Amerika

Beberapa tarian tradisional suku asli Amerika hilang akibat penindasan budaya dan larangan pemerintah kolonial.

Baca Juga: Warga Desa Doroampel Kisahkan Suasana Mencekam saat Angin Kencang Berembus, Atap Rumahnya Rusak, Berharap Ada Bantuan

4. Upacara Kepercayaan Kuno di Eropa

Ritual pagan Eropa kuno, yang dahulu meriah dengan musik dan api unggun, kini hampir tidak ada lagi setelah berganti dengan budaya modern.

5. Aksara Tradisional yang Terlupakan

Banyak aksara kuno, seperti aksara Maya dan Linear A, tidak lagi digunakan secara alami, hanya tersisa dalam penelitian arkeologi.

Hilangnya budaya di dunia bisa dipicu banyak hal. Seperti globalisasi yang membuat budaya lokal kalah bersaing dengan budaya populer global, modernisasi yang berimbas pada tradisi dianggap kuno dan ditinggalkan generasi muda, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Kawah Darvaza di Turkmenistan, Fenomena Alam Menakjubkan yang Dijuluki Gerbang Neraka dan Tak Pernah Padam

Untuk mencegah kepunahan sebuah budaya bisa dilakukan dengan beragam cara. Seperti edukasi generasi muda, digitalisasi budaya, festival dan pameran budaya, dan lain-lain.

Hilangnya budaya berarti hilangnya identitas manusia. Dengan usaha bersama—mulai dari edukasi hingga pelestarian digital—budaya yang tersisa bisa dijaga agar tidak ikut lenyap seperti warisan yang sudah hilang. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#internasional #punah #budaya