Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Maestro Dalang Suara Emas asal Surakarta Ki Anom Suroto Meninggal Dunia

Dharaka R. Perdana • Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:46 WIB

Ucapan duka cita atas meninggalnya Ki Anom Suroto dari Pepadi Jawa Timur.
Ucapan duka cita atas meninggalnya Ki Anom Suroto dari Pepadi Jawa Timur.

RADAR TULUNGAGUNG - Kabar duka berhembus dari dunia pedalangan Indonesia. Dalang suara emas dari Surakarta Ki Anom Suroto atau KRT Lebdo Nagoro meninggal dunia pada Kamis (23/10/2025).

Kabar berpulangnya Ki Anom Suroto dibenarkan putranya Jatmiko yang juga mengikuti jejak sang ayah di dunia pewayangan.

Baca Juga: Dalang Senior Asal Tulungagung, Ki Budi Plandang, Menakar Kemerdekaan dari Perspektif Seni Harus Diekspresikan dalam Karya Seni

“Iya benar, bapak meninggal dunia tadi. Ini saya masih ngurus jenazahnya,” ujar Jatmiko saat dikonfirmasi, Kamis pagi seperti dilansir dari Radar Solo.

Menurut Jatmiko, sang ayah mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RS Dr Oen Kandangsapi, Solo, selama empat hari terakhir akibat penyakit jantung.

"Sudah empat hari ini Bapak di Kandangsapi. Sakitnya jantung," ungkapnya.

Baca Juga: Puluhan Dalang Muda Kumpul di Tulungagung, Bahas Agenda Penting di November Nanti, Ketua Pepadi Jawa Timur: Proses Persiapan Menuju Festival

Rencananya, prosesi pemakaman akan dilakukan hari ini, meski pihak keluarga belum memastikan waktu dan lokasi pastinya.

Untuk sementara, jenazah dibawa ke Ndalem Timasan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, salah satu kediaman sekaligus sanggar seni milik almarhum.

Ucapan duka cita mengalir dari masyarakat. Seperti Pepadi Jawa Timur yang menulis

INALILLAHI WAINAILLAIHI ROJIUN Dunia Pedalangan Kembali Berduka, Telah Berpulang di Sisi Allah Swt, Sang Maestro Pedalangan Ki KRT H Lebdo Nagoro Anom Suroto (Ki Anom Suroto), Semoga Allah Memberikan Tempat Terbaik Di sisi nya, Terimakasih Atas Semua Karyamu Sang Maestro.. Selamat Jalan, Karyamu Abadi... #mangundiwangsa #pepadijawatimur

Baca Juga: Bersih Desa Plandaan Tulungagung, Gelar Wayang Ruwat Agung dengan Lakon Murwakala dari Dalang Ki Budi Plandang, Simak Ceritanya dan Harapan Warga    

Perjalanan Karir

Ki Anom Suroto yang lahir pada 11 Agustus 1948 di Klaten adalah seorang dalang wayang kulit. Dia mulai terkenal sebagai dalang sejak sekitar tahun 1975-an. Ilmu pedalangan dipelajarinya sejak umur 12 tahun dari ayahnya sendiri, Ki Sadiyun Harjadarsana.
 
Selain itu secara langsung dan tak langsung ia banyak belajar dari Ki Nartosabdo dan beberapa dalang senior lainnya.
 
 
Dalang laris itu juga pernah belajar di Kursus Pedalangan yang diselenggarakan Himpunan Budaya Surakarta (HBS),  belajar secara tidak langsung dari Pasinaon Dalang Mangkunegaran (PDMN), Pawiyatan Kraton Surakarta, serta di Pamulangan Pedhalangan Habirandha Kraton Yogyakarta.
 
Saat belajar di Habirandha, Ki Anom Suroto menggunakan nama samaran Margono.
 
Di kalangan pecinta seni wayang kulit, Ki Anom Suroto dikenal dengan julukan dalang suara emas karena suaranya memiliki ciri khas tersendiri. ****
Editor : Dharaka R. Perdana
#surakarta #Ki Anom Suroto #meninggal dunia #dalang suara emas #kabar duka