Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mitos Gunung Lawu : Larangan Memakai Baju Hijau Saat Mendaki Gunung Lawu

Dara Shauqy Hadiwijaya • Selasa, 27 Januari 2026 | 20:25 WIB

Larangan memakai baju hijau saat mendaki Gunung Lawu dipercaya berkaitan dengan mitos gaib dan alasan keselamatan pendakian.
Larangan memakai baju hijau saat mendaki Gunung Lawu dipercaya berkaitan dengan mitos gaib dan alasan keselamatan pendakian.

JAKARTA - Gunung Lawu dikenal sebagai salah satu gunung di Pulau Jawa yang sarat dengan nuansa mistis. Selain pantangan jumlah pendaki ganjil dan larangan berkata kasar, mitos larangan menggunakan baju berwarna hijau, terutama hijau pupus, juga sangat populer di kalangan pendaki.

Kepercayaan Spiritual di Balik Larangan Baju Hijau di Gunung Lawu

Masyarakat sekitar Gunung Lawu meyakini bahwa warna hijau pupus merupakan warna pakaian keramat yang hanya boleh dikenakan oleh penghuni ghaib atau penguasa Gunung Lawu. Oleh karena itu, pendaki yang mengenakan warna tersebut dipercaya berisiko menarik perhatian makhluk tak kasat mata.

Dalam berbagai cerita mistis, pendaki yang melanggar pantangan ini disebut dapat mengalami gangguan, kesialan, atau kejadian tidak menyenangkan selama perjalanan menuju puncak Gunung Lawu.

 

Baca Juga: Kisah Horor Gunung Lawu: Pendaki Wanita Tak Sadar Summit Bersama Sosok Teguh, Ternyata Sudah Meninggal Dunia

 

Kesamaan dengan Mitos Pantai Selatan Jawa

Larangan memakai baju hijau di Gunung Lawu kerap disamakan dengan mitos Pantai Selatan Jawa yang melarang penggunaan warna hijau karena dianggap sebagai warna kesukaan Nyi Roro Kidul. Dalam kepercayaan tersebut, orang yang mengenakan warna hijau diyakini berisiko “dipanggil” atau dibawa ke alam ghaib.

Kesamaan inilah yang membuat pantangan warna hijau semakin dipercaya oleh sebagian masyarakat dan pendaki.

Alasan Keselamatan Pendakian di Balik Larangan Warna Hijau

Di luar aspek mistis, larangan memakai baju hijau saat mendaki Gunung Lawu juga memiliki penjelasan logis dari sisi keselamatan pendakian.

Warna Hijau Mudah Menyatu dengan Lingkungan

Warna hijau, terutama hijau pupus atau hijau tua, sangat mudah menyatu dengan vegetasi hutan yang lebat. Kondisi ini membuat pendaki sulit terlihat, baik oleh sesama pendaki maupun oleh petugas penyelamat.

 

Baca Juga: Kisah Horor Gunung Lawu: Pendaki Mengaku Keturunan Adipati Cepu Alami Teror Mistis hingga Dirantai Sosok Gaib

 

Menyulitkan Proses Pencarian dan Evakuasi

Jika pendaki tersesat atau mengalami kecelakaan, pakaian berwarna hijau akan menyulitkan tim SAR dalam proses pencarian. Oleh karena itu, pendaki sangat disarankan mengenakan pakaian berwarna cerah dan mencolok seperti oranye, kuning, atau merah agar lebih mudah terdeteksi.

Mitos larangan memakai baju hijau saat mendaki Gunung Lawu hingga kini masih dipercaya dan dipatuhi oleh banyak pendaki. Terlepas dari unsur mistisnya, penggunaan warna pakaian yang tepat tetap menjadi bagian penting dalam aspek keselamatan selama pendakian.

Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya
#mitos #mitos gunung lawu #gunung lawu #mitos gunung