JAKARTA - Gunung Lawu dikenal sebagai salah satu gunung di Pulau Jawa yang sarat dengan nuansa mistis. Selain pantangan jumlah pendaki ganjil dan larangan berkata kasar, mitos larangan menggunakan baju berwarna hijau, terutama hijau pupus, juga sangat populer di kalangan pendaki.
Kepercayaan Spiritual di Balik Larangan Baju Hijau di Gunung Lawu
Masyarakat sekitar Gunung Lawu meyakini bahwa warna hijau pupus merupakan warna pakaian keramat yang hanya boleh dikenakan oleh penghuni ghaib atau penguasa Gunung Lawu. Oleh karena itu, pendaki yang mengenakan warna tersebut dipercaya berisiko menarik perhatian makhluk tak kasat mata.
Dalam berbagai cerita mistis, pendaki yang melanggar pantangan ini disebut dapat mengalami gangguan, kesialan, atau kejadian tidak menyenangkan selama perjalanan menuju puncak Gunung Lawu.
Kesamaan dengan Mitos Pantai Selatan Jawa
Larangan memakai baju hijau di Gunung Lawu kerap disamakan dengan mitos Pantai Selatan Jawa yang melarang penggunaan warna hijau karena dianggap sebagai warna kesukaan Nyi Roro Kidul. Dalam kepercayaan tersebut, orang yang mengenakan warna hijau diyakini berisiko “dipanggil” atau dibawa ke alam ghaib.
Kesamaan inilah yang membuat pantangan warna hijau semakin dipercaya oleh sebagian masyarakat dan pendaki.
Alasan Keselamatan Pendakian di Balik Larangan Warna Hijau
Di luar aspek mistis, larangan memakai baju hijau saat mendaki Gunung Lawu juga memiliki penjelasan logis dari sisi keselamatan pendakian.
Warna Hijau Mudah Menyatu dengan Lingkungan
Warna hijau, terutama hijau pupus atau hijau tua, sangat mudah menyatu dengan vegetasi hutan yang lebat. Kondisi ini membuat pendaki sulit terlihat, baik oleh sesama pendaki maupun oleh petugas penyelamat.
Menyulitkan Proses Pencarian dan Evakuasi
Jika pendaki tersesat atau mengalami kecelakaan, pakaian berwarna hijau akan menyulitkan tim SAR dalam proses pencarian. Oleh karena itu, pendaki sangat disarankan mengenakan pakaian berwarna cerah dan mencolok seperti oranye, kuning, atau merah agar lebih mudah terdeteksi.
Mitos larangan memakai baju hijau saat mendaki Gunung Lawu hingga kini masih dipercaya dan dipatuhi oleh banyak pendaki. Terlepas dari unsur mistisnya, penggunaan warna pakaian yang tepat tetap menjadi bagian penting dalam aspek keselamatan selama pendakian.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya