Radar Tulungagung – Primbon Jawa Ungkap 5 Weton yang Diyakini Sulit Terkena Santet, Konon Punya Aura Pelindung Sejak Lahir
Radar Tulungagung – Primbon Jawa kembali menjadi sorotan setelah beredar pembahasan mengenai lima weton yang dipercaya memiliki perlindungan spiritual alami. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk menghitung hari baik, tetapi juga diyakini berkaitan dengan karakter, perjalanan hidup, hingga kekuatan batin seseorang.
Melalui penafsiran Primbon Jawa, beberapa weton disebut mempunyai aura pelindung yang kuat. Karena itu, pemilik weton tersebut diyakini lebih sulit dipengaruhi energi negatif, termasuk gangguan gaib yang dalam cerita masyarakat sering dikaitkan dengan santet.
Perlu dipahami bahwa pembahasan mengenai weton merupakan bagian dari tradisi budaya Jawa yang berkembang secara turun-temurun. Seluruh penafsiran tersebut tidak memiliki dasar ilmiah dan sebaiknya dipandang sebagai warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Lima Weton yang Sering Dikaitkan dengan Perlindungan Spiritual
Daftar pertama ditempati Selasa Kliwon dengan jumlah neptu 11. Weton ini dipercaya memiliki keseimbangan antara kekuatan lahir dan batin sehingga sering dikaitkan dengan intuisi tajam, keberanian, serta karisma yang kuat.
Berikutnya adalah Jumat Legi, juga memiliki neptu 11. Dalam Primbon Jawa, weton ini identik dengan sifat tenang, sabar, dan bijaksana. Aura yang dimiliki dipercaya mampu menghadirkan ketenangan sehingga energi negatif sulit memengaruhinya.
Sementara Rabu Pahing dengan neptu 16 termasuk weton yang memiliki nilai tinggi. Pemilik weton ini dipercaya memiliki naluri yang tajam, pendirian kuat, serta kepekaan terhadap keadaan di sekitarnya.
Minggu Pon dan Kamis Wage Turut Masuk Daftar
Selain tiga weton tersebut, Minggu Pon dengan neptu 12 juga sering disebut dalam berbagai penafsiran Primbon Jawa. Karakter yang teguh pendirian dan tidak mudah goyah dipercaya menjadi salah satu alasan mengapa weton ini dikaitkan dengan perlindungan batin.
Adapun Kamis Wage juga memiliki neptu 12. Weton ini digambarkan memiliki keseimbangan emosi, kemampuan berpikir tenang, serta kecenderungan menjadi penengah ketika terjadi persoalan. Sifat-sifat tersebut dipercaya memperkuat energi positif dalam diri pemiliknya.
Perlindungan Tidak Hanya Ditentukan oleh Weton
Dalam berbagai ajaran Primbon Jawa, weton bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan keberuntungan maupun perlindungan seseorang. Sikap hidup yang baik, rajin berdoa, menjaga ibadah, gemar bersedekah, serta menjauhi perilaku buruk dipercaya memiliki peran yang jauh lebih besar dalam menjaga keselamatan.
Karena itu, meski lima weton di atas sering disebut memiliki aura pelindung yang kuat, masyarakat tetap diingatkan agar tidak menjadikannya sebagai keyakinan mutlak. Keselamatan dan perlindungan pada akhirnya tetap bergantung kepada Tuhan serta usaha setiap individu dalam menjalani kehidupan.
Hingga kini, kisah mengenai lima weton tersebut masih menjadi bagian dari tradisi lisan dan budaya Jawa yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Terlepas dari benar atau tidaknya, pembahasan ini menunjukkan betapa kayanya warisan budaya Nusantara yang masih menarik untuk dipelajari.
Editor : M. Helmi Nurhisam