Perjodohan Jawa: 5 Pasangan Weton Ini Disebut Perlu Dihindari Menurut Hitungan 24

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 21:15 WIB
Perjodohan Jawa membahas lima pasangan weton dengan hasil hitungan 24 yang disebut perlu dihindari atau disikapi dengan perhitungan lain.(PINTEREST)
Perjodohan Jawa membahas lima pasangan weton dengan hasil hitungan 24 yang disebut perlu dihindari atau disikapi dengan perhitungan lain.(PINTEREST)

TULUNGAGUNG - Perjodohan Jawa masih mengenal perhitungan hari dan pasaran kelahiran untuk melihat kecocokan calon pasangan. Dalam sebuah video, Abah Toyeb membahas lima pasangan weton yang disebut sebaiknya dihindari jika hasil perhitungannya berjumlah 24. Namun, pasangan yang sudah terlanjur saling mencintai disebut masih dapat disikapi dengan cara atau perhitungan lain.

Pembahasan tersebut menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat Jawa yang menghitung hari kelahiran sebelum menentukan pasangan. Menurut narasi video, hasil perhitungan tertentu bisa membuat orang tua atau calon pengantin memilih mencari pasangan lain.

Salah satu pasangan yang dibahas adalah Jumat Wage dengan Minggu Pahing. Dalam hitungan yang disampaikan, Jumat Wage memiliki jumlah enam, sedangkan Minggu Pahing berjumlah 14. Jika dijumlahkan, hasilnya 24.

Angka tersebut kemudian dihitung menggunakan sejumlah metode yang disebut dalam tradisi perjodohan Jawa. Video menyebut hasilnya dianggap kurang baik. Karena itu, pasangan Jumat Wage dan Minggu Pahing disarankan tidak dilanjutkan jika masih memiliki kesempatan untuk mencari pasangan lain.

Meski begitu, narasi tersebut tidak menutup kemungkinan bagi pasangan yang sudah memiliki rasa cinta dan kasih sayang. Jika hubungan sudah terlanjur berjalan, video menyebut masih ada cara lain yang dapat digunakan untuk menyikapi hasil perhitungan tersebut.

Baca Juga: Weton Jumat Wage: Rezeki Disebut Berubah Drastis, Jodoh hingga Karier Terungkap

Pasangan kedua yang disebut adalah Selasa Pon dengan Sabtu Pon. Selasa Pon dalam perhitungan video disebut memiliki jumlah 10, sedangkan Sabtu Pon berjumlah 14. Keduanya kembali menghasilkan angka 24.

Pasangan ini juga disebut sebaiknya dihindari apabila masih memungkinkan. Narasi video menyarankan calon pasangan untuk mempertimbangkan weton lain agar tidak memperoleh hasil perhitungan yang sama.

Pasangan ketiga adalah Jumat Legi dengan Senin Pahing. Jumat Legi disebut memiliki jumlah enam, sedangkan Senin Pahing berjumlah 13. Hasil penjumlahan yang disebut dalam video adalah 24.

Selanjutnya, ada pasangan Minggu Pon dengan Minggu Pon. Masing-masing disebut memiliki jumlah 12 sehingga jika digabungkan menghasilkan angka 24.

Video secara khusus membahas pasangan dengan weton yang sama tersebut. Jika belum menikah, pasangan tersebut disebut sebaiknya mencari alternatif lain. Namun, bagi pasangan yang sudah menjadi rumah tangga, pembicara menyebut terdapat cara tertentu untuk menyikapi hasil perhitungan tersebut.

Pasangan kelima adalah Kamis Pahing dengan Selasa Wage. Dalam penjelasan video, Kamis Pahing memiliki jumlah 17, sedangkan Selasa Wage berjumlah tujuh. Totalnya kembali menjadi 24.

Kelima pasangan tersebut memiliki satu kesamaan dalam pembahasan, yakni hasil hitungan 24. Narasi video menyebut angka tersebut perlu diperhatikan karena sejumlah perhitungan lanjutan dianggap menunjukkan hasil yang kurang baik.

Baca Juga: Misteri Primbon Jawa: Mengapa Jodoh Weton Senin Legi Wajib Berkarakter Jangkar Penstabil Lakuning Angin dan Siapa Saja 3 Weton Penentu Rezekinya?

Abah Toyeb juga menekankan bahwa hasil perhitungan tidak selalu berarti hubungan harus berakhir. Pasangan yang sudah terlanjur memiliki rasa cinta, menurut penjelasan dalam video, dapat menggunakan teori atau cara perhitungan lain untuk menyikapinya.

Namun, cara tersebut disebut membutuhkan perhitungan yang lebih panjang dan orang yang memiliki pengalaman dalam bidang tersebut. Video juga menyebut adanya cara Jawa yang berkaitan dengan upaya untuk menyikapi hasil perhitungan bagi pasangan yang sudah menikah.

Selain lima pasangan tersebut, pembicara mengingatkan calon pasangan agar mengetahui hari kelahiran masing-masing sebelum melangkah lebih jauh dalam hubungan. Hal itu disebut penting agar seseorang tidak hanya mempertimbangkan rasa senang dan cinta, tetapi juga memperhatikan hitungan hari dan pasaran.

Pada akhirnya, pembahasan perjodohan Jawa dalam video tersebut menempatkan perhitungan weton sebagai salah satu hal yang diperhatikan dalam memilih pasangan. Lima pasangan yang disebut adalah Jumat Wage-Minggu Pahing, Selasa Pon-Sabtu Pon, Jumat Legi-Senin Pahing, Minggu Pon-Minggu Pon, serta Kamis Pahing-Selasa Wage.

Seluruhnya disebut memiliki jumlah 24 dalam perhitungan yang disampaikan. Bagi pasangan yang belum melangkah ke pernikahan, video menyarankan agar hasil tersebut menjadi bahan pertimbangan. Sementara bagi pasangan yang sudah terlanjur menikah, pembicara menyebut masih ada cara lain untuk menyikapinya.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Perjodohan Jawa Perhitungan Weton Kecocokan Pasangan Weton Jawa Primbon Jawa