Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Serangga Baik dan Serangga Jahat Teman atau Musuh di Sekitar Kita?

Yoga Dany Damara • Kamis, 22 Mei 2025 | 20:00 WIB

 

Ilustrasi serangga @brgfx (freepik.com)
Ilustrasi serangga @brgfx (freepik.com)

Tulungagung - Ketika mendengar kata serangga, banyak dari kita langsung membayangkan makhluk kecil yang menjijikkan atau bahkan menakutkan. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua serangga itu merugikan? Faktanya, banyak serangga justru berjasa besar bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Yuk, kita kenali lebih dekat dunia serangga antara yang berjasa dan yang menyebalkan!

 

Serangga baik adalah jenis-jenis serangga yang memberikan manfaat langsung atau tidak langsung bagi manusia dan alam. Tanpa mereka, ekosistem bisa kacau! Berikut beberapa contohnya:

 

1. Lebah

 

Si kecil bersayap ini bukan cuma penghasil madu. Lebah berperan penting dalam penyerbukan tanaman. Tanpa mereka, banyak buah dan sayur tidak akan tumbuh dengan baik.

 

2. Kepik 

 

Jangan remehkan tampilannya yang imut. Kepik adalah pemangsa alami hama seperti kutu daun yang bisa merusak tanaman. Mereka adalah penjaga kebun alami yang efisien.

 

3. Capung

 

Capung adalah predator alami nyamuk. Dalam satu hari, capung bisa memangsa puluhan nyamuk! Mereka juga menjadi indikator lingkungan yang bersih.

 

4. Semut

 

Walau kadang menyebalkan jika masuk ke rumah, semut di alam berperan sebagai pengurai. Mereka membantu menguraikan sisa makanan dan bangkai, serta menjaga keseimbangan ekosistem tanah.

 

Tak bisa dipungkiri, ada juga serangga yang membawa masalah, baik bagi manusia maupun pertanian. Mereka inilah yang disebut serangga jahat. Siapa saja mereka?

 

1. Nyamuk

 

Nyamuk bukan cuma mengganggu tidurmu. Mereka juga pembawa penyakit berbahaya seperti demam berdarah, malaria, dan zika. Nyamuk adalah musuh utama di banyak daerah tropis.

 

2. Rayap

 

Rayap adalah ancaman diam-diam bagi bangunan. Mereka menggerogoti kayu dan dapat menyebabkan kerusakan struktural yang serius jika tidak segera ditangani.

 

3. Kecoa

 

Selain menjijikkan, kecoa juga bisa membawa bakteri dan kuman yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Mereka mudah menyebarkan penyakit melalui makanan yang terkontaminasi.

4. Belalang

 

Bagi petani, belalang bisa jadi mimpi buruk. Dalam jumlah besar, mereka bisa melahap seluruh tanaman dalam waktu singkat dan menyebabkan gagal panen.

Meskipun ada serangga yang merugikan, kita tidak bisa serta-merta membasmi semua jenis serangga. Penting untuk mengenali mana yang bermanfaat dan mana yang perlu dikendalikan. Bahkan untuk serangga "jahat" pun, pengendalian yang bijak seperti penggunaan predator alami atau teknologi ramah lingkungan bisa jadi solusi yang lebih baik daripada penggunaan pestisida berlebihan.

 

Dunia serangga tak melulu soal gangguan dan kerugian. Banyak dari mereka justru menjadi pahlawan kecil di balik layar kehidupan kita. Dengan memahami peran masing-masing serangga, kita bisa hidup berdampingan dan menjaga keseimbangan alam.

 

Jadi, masih takut dengan serangga? Atau justru mulai kagum dengan peran penting mereka?

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Yoga Dany Damara
#serangga #tulungagung #ekosistem #makhluk kecil