Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Perawatan Kulit Bayi Ala Ibu di Tulungagung, Rahasia Tradisional yang Terbukti Aman

Zahrotul Afkarina • Kamis, 17 Juli 2025 | 17:45 WIB
Kulit bayi yang masih sangat sensitif membutuhkan perawatan khusus agar tetap sehat, lembut, dan terhindar dari iritasi.
Kulit bayi yang masih sangat sensitif membutuhkan perawatan khusus agar tetap sehat, lembut, dan terhindar dari iritasi.

TULUNGAGUNG- Kulit bayi yang masih sangat sensitif membutuhkan perawatan khusus agar tetap sehat, lembut, dan terhindar dari iritasi.

Di tengah maraknya produk perawatan bayi berbahan kimia, banyak ibu di Tulungagung yang masih memilih cara alami dan tradisional untuk merawat kulit buah hatinya.

Perawatan kulit bayi ala Tulungagung tidak hanya aman, tetapi juga sudah terbukti secara turun-temurun. Bahan-bahan alami dari dapur atau kebun sendiri menjadi pilihan utama, karena minim risiko dan cocok dengan iklim tropis khas Tulungagung.

Mandi dengan Air Rebusan Daun Sirih

Salah satu cara paling populer yang masih dipraktikkan oleh ibu-ibu di Tulungagung adalah memandikan bayi dengan air rebusan daun sirih. Daun sirih mengandung antiseptik alami yang baik untuk kulit bayi, terutama untuk mencegah ruam, biang keringat, dan infeksi ringan.

Cara Penggunaan:

Manfaat: Mengatasi gatal-gatal ringan, Menjaga kebersihan kulit bayi secara alami, Mencegah iritasi popok dan ruam.

Pijat Bayi dengan Minyak Kelapa Murni (Minyak Klentik)

Minyak kelapa buatan sendiri, yang sering disebut “minyak klentik”, adalah rahasia perawatan kulit bayi yang sangat umum di desa-desa Tulungagung. Minyak ini dibuat dengan cara memasak santan kelapa hingga keluar minyak murni tanpa campuran bahan kimia.

Manfaat pijat dengan minyak kelapa:

Menggunakan Bedak Dingin Tradisional

Bedak dingin yang terbuat dari beras dan kencur juga menjadi salah satu warisan perawatan bayi di Tulungagung. Biasanya digunakan saat cuaca panas untuk mencegah biang keringat.

Menjemur Bayi di Pagi Hari

Di berbagai daerah Tulungagung, kebiasaan menjemur bayi di pagi hari masih dilakukan hingga sekarang. Selain memperkuat tulang melalui vitamin D alami, menjemur bayi juga membantu mencegah penyakit kuning pada bayi baru lahir.

Waktu terbaik antara pukul 06.30 – 08.00 pagi, jemur selama 10–15 menit, gunakan kain tipis atau bedong, dan pastikan mata bayi tidak langsung terkena sinar matahari.

Perawatan kulit bayi tidak harus selalu bergantung pada produk bermerek. Itulah metode alami ala Tulungagung seperti mandi daun sirih, pijat dengan minyak kelapa, dan penggunaan bedak dingin tradisional, terbukti aman, murah, dan efektif menjaga kesehatan kulit bayi.

Kearifan lokal ini patut dilestarikan sebagai warisan budaya yang relevan hingga kini.(*)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#tips #orang tua bayi #tulungagung #kulit bayi